Agar Tak Kena Macet Arus Balik, Polri Minta Masyarakat Manfaatkan WFA

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Mar 2026, 10:05
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Suasana kendaraan pemudik di dermaga reguler Pelabuhan Bakauheni Lampung, saat puncak arus mudik Lebaran 2026. ANTARA/Riadi Gunawan Suasana kendaraan pemudik di dermaga reguler Pelabuhan Bakauheni Lampung, saat puncak arus mudik Lebaran 2026. ANTARA/Riadi Gunawan (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Usai pelaksanaan salat id pada Lebaran 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kondisi lalu lintas pasca hari raya.

Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026, Tjahyono Saputro, menyampaikan bahwa Polri mengantisipasi adanya peningkatan mobilitas masyarakat pasca Lebaran, khususnya fenomena bangkit mudik.

“Kami mengingatkan kembali imbauan Bapak Kapolri terkait potensi meningkatnya mobilitas masyarakat pasca salat Idulfitri Untuk itu, Polri bersama seluruh jajaran meningkatkan kesiapan personel di lapangan, baik dalam pengaturan lalu lintas maupun pengamanan di titik-titik rawan kepadatan,” ujar Tjahyono Saputro, dikutip Minggu, 22 Maret 2026.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan arus balik akan dilakukan secara optimal sebagaimana saat arus mudik, guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman.

Lebih lanjut, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan kebijakan diskon tarif tol yang berlaku pada 26 hingga 27 Maret 2026, sebagai upaya mendistribusikan arus kendaraan agar tidak terpusat dalam satu waktu.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan work from anywhere atau WFA secara bijak, sehingga perjalanan arus balik dapat dilakukan secara bertahap dan tidak menimbulkan kepadatan yang berlebihan,” tuturnya.

Selain itu, Polri turut mengantisipasi kegiatan halal bihalal di berbagai daerah yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas. Personel telah disiagakan untuk melakukan pengaturan di lokasi-lokasi kegiatan masyarakat tersebut.

Terkait objek wisata, khususnya wisata air, masyarakat dan pengelola diimbau untuk memperhatikan kapasitas angkut serta mengutamakan keselamatan guna menghindari risiko kecelakaan akibat over kapasitas.

Brigjen Tjahyono juga menegaskan bahwa keberhasilan Operasi Ketupat 2026 merupakan hasil sinergi seluruh stakeholder, mulai dari TNI, kementerian terkait, hingga pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan pula ucapan dari Kapolri kepada seluruh masyarakat.

“Atas nama Institusi Polri, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga di hari yang fitri ini kita semua kembali kepada kesucian, mempererat tali silaturahmi, serta senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan dalam setiap langkah kita,” tandasnya.

x|close