A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

JD Vance: Unggahan Trump yang Viral Cuma Bercanda - Ntvnews.id

JD Vance: Unggahan Trump yang Viral Cuma Bercanda

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Apr 2026, 21:26
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip - Wakil Presiden AS JD Vance. (ANTARA/Anadolu/py) Arsip - Wakil Presiden AS JD Vance. (ANTARA/Anadolu/py) (Antara)

Ntvnews.id,

AS - Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menyatakan bahwa unggahan kontroversial Presiden Donald Trump yang menampilkan dirinya dalam visual menyerupai Yesus Kristus hanyalah sebuah candaan.

“Menurut saya, presiden mengunggah sebuah candaan, dan tentu saja ia menghapusnya karena menyadari banyak orang tak memahami leluconnya,” kata JD Vance dalam wawancara dengan Fox News pada Senin, 13 April 2026 waktu setempat.

Ia menjelaskan bahwa Donald Trump kerap menggunakan media sosial secara kreatif dan berkomunikasi langsung dengan publik tanpa banyak penyaringan dari tim komunikasi.

“Saya justru melihat itu sebagai hal yang baik dari presiden, yaitu ia tidak disaring. Ia tidak menyatakan semua hal melalui ahli komunikasi. Ia benar-benar menjangkau masyarakat secara langsung,” ujar JD Vance.

Baca Juga: Perundingan AS–Iran Buntu, JD Vance Tinggalkan Meja Negosiasi

Unggahan tersebut sebelumnya dipublikasikan di platform media sosial milik Trump, Truth Social, dalam bentuk gambar yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI). Namun, unggahan itu kemudian dihapus.

Kontroversi ini muncul di tengah ketegangan antara Donald Trump dan Vatikan, khususnya dengan Paus Leo XIV, setelah meningkatnya konflik menyusul serangan AS dan Israel ke Iran pada akhir Februari.

Meski demikian, Donald Trump membela unggahannya tersebut dan menyebut bahwa interpretasi media telah menyimpangkan maksud sebenarnya.

“Saya memang mengunggahnya, dan dalam pandangan saya, itu menggambarkan saya sebagai dokter dan berkaitan dengan Palang Merah ada petugas Palang Merah di sana yang kami dukung. Hanya media penyebar berita palsu yang bisa memelintir hal semacam itu,” katanya.

Baca Juga: JD Vance Tegaskan Iran Tidak Boleh Miliki Senjata Nuklir

JD Vance juga menyinggung adanya perbedaan pandangan dengan Vatikan, namun menegaskan bahwa hubungan tetap berjalan baik.

“Kami menghormati Paus dan memiliki hubungan baik dengan Vatikan, tetapi perbedaan pendapat dalam isu substansial adalah hal yang wajar,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Vatikan sebaiknya lebih fokus pada isu moral dan urusan internal Gereja Katolik, sementara Presiden Amerika Serikat berfokus pada kebijakan publik.

(Sumber: Antara)

 

x|close