Ntvnews.id, Teheran - Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) pada Selasa menyatakan akan menyerang pasukan Israel di Jalur Gaza apabila Israel terus melancarkan serangan ke Lebanon dan wilayah Palestina.
“Jika kejahatan terhadap warga sipil Lebanon dan Palestina berlanjut, konsentrasi pasukan musuh di bagian utara wilayah pendudukan Palestina dan Gaza akan menjadi sasaran serangan rudal dan drone dari Iran,” demikian pernyataan IRGC yang dikutip kantor berita Fars.
Baca Juga: Ratusan Warga Palestina Rayakan Idulfitri di Tengah Reruntuhan Gaza yang Hancur Akibat Perang
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Hezbollah sejak Senin 2 Maret 2026, ketika kelompok Lebanon itu kembali meluncurkan roket ke wilayah Israel di tengah memburuknya situasi keamanan kawasan.
Baca Juga: Iran Ancam Serang Pasukan Israel di Gaza Jika Agresi ke Lebanon dan Palestina Berlanjut
Israel kemudian merespons dengan melancarkan serangan besar-besaran ke Lebanon, termasuk wilayah selatan, Lembah Beqaa, serta pinggiran Beirut.
Pada Senin 16 Maret 2026, militer Israel secara resmi mengumumkan dimulainya operasi darat di Lebanon selatan sebagai bagian dari eskalasi konflik yang terus berkembang di kawasan.
(Sumber: Antara)
Foto ini menunjukkan lokasi serangan udara Israel di sebuah jembatan di atas Sungai Litani di Qasmiyeh, Lebanon selatan, Minggu 22 Maret 2026. ANTARA/Xinhua/Ali Hashisho/aa. (Antara)