Trump Kritik Rencana Iran Pungut Biaya Kapal di Selat Hormuz

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Mar 2026, 07:08
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Anadolu/py.) Ilustrasi Selat Hormuz, Iran. (ANTARA/Anadolu/py.) (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Iran tidak seharusnya mengenakan biaya terhadap kapal-kapal dagang yang melintasi Selat Hormuz.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul rencana Iran yang ingin melegalkan pungutan bagi kapal yang melintas di jalur strategis tersebut, sebagaimana sebelumnya diungkapkan oleh anggota parlemen Iran, Mohammadreza Rezaei Kouchi.

Selain itu, laporan dari Bloomberg pada 24 Maret menyebutkan bahwa Iran telah mulai mengenakan biaya hingga 2 juta dolar AS (sekitar Rp33,8 miliar) bagi kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz.

Baca Juga: Trump Klaim Negosiasi AS–Iran Berlanjut, Teheran Bantah Ada Perundingan

"Seharusnya mereka tak bisa melakukan itu, tetapi mereka sedang melakukannya sedikit," kata Trump kepada wartawan saat ditanya mengenai kebijakan tersebut.

Ketegangan di kawasan meningkat sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang mengakibatkan kerusakan serta korban jiwa di kalangan sipil.

Iran kemudian merespons dengan melancarkan serangan ke wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga: Trump Ingin Akhiri Konflik Iran Dalam Hitungan Pekan

Eskalasi konflik tersebut memicu gangguan di Selat Hormuz, bahkan menyebabkan blokade de facto di jalur vital tersebut yang menjadi rute utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk ke pasar global.

Dampaknya, aktivitas ekspor dan produksi minyak di kawasan ikut terganggu, yang pada akhirnya mendorong kenaikan harga energi di tingkat global.

(Sumber: Antara)

x|close