Purbaya Soroti Masalah Coretax, Ungkap Temukan Dugaan Permainan Vendor

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Mar 2026, 16:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti sejumlah persoalan dalam implementasi sistem perpajakan Coretax, termasuk dugaan keterlibatan vendor bermasalah hingga kendala teknis yang masih dirasakan oleh masyarakat. Hal itu disampaikan Purbaya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 27 Maret 2026.

Ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan melalui Coretax telah mencapai jutaan wajib pajak, namun masih menyisakan angka yang cukup besar.

“Setahu saya kan sudah 9 juta yang masuk, kan masih ada 7-8 juta lagi yang mesti masuk. Jadi masih cukup panjang jadi kita perpanjang satu bulan,” ujar Purbaya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada kendala dalam sistem yang sempat muncul kembali setelah sebelumnya dinyatakan teratasi. Purbaya bahkan mengungkap adanya indikasi pelanggaran internal terkait penggunaan vendor lama yang sebelumnya telah dihentikan.

Baca Juga: Ray Dalio Bertemu Prabowo di Istana, Purbaya Beberkan Hasil Pertemuan

“Tiba-tiba di Coretax tiba-tiba ada laporan lagi bahwa itu muter-muter Coretax-nya. Padahal sebelumnya sudah hilang. Rupanya di tempat kita juga ada yang nakal. Ada yang kontrak dengan satu vendor yang kita sudah berhenti karena lelet servisnya, dimasukin lagi diem-diem. Jadi sekarang mereka nggak ngaku lagi siapa yang masukin. Nanti saya akan periksa lagi siapa yang masukin lagi vendor itu, kita akan tindak,” tegasnya.

Terkait keluhan error dari pengguna, Purbaya menilai persoalan tersebut tidak sepenuhnya berasal dari sistem, namun juga dari cara penggunaan. Ia bahkan menyebut desain Coretax saat ini tergolong kurang sederhana karena adanya lapisan tambahan dalam akses sistem.

“Error sih nggak. Kadang-kadang error saya, Pak. Elu yang masukin salah kali. Ini Coretax desainnya agak aneh. Harusnya kan ketika baru kan dibuat langsung interface dengan nasabah masyarakat biar gampang kan. Rupanya dibuat agak rumit supaya di tengahnya ada aplikasi interface sendiri. Ini ada yang jual ke perusahaan-perusahaan besar. Saya baru tahu,” ungkapnya.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa <b>(NTVnews)</b> Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (NTVnews)

Menurut Purbaya, keberadaan lapisan interface tambahan tersebut justru membuka celah bagi pihak tertentu untuk mengambil keuntungan, sehingga perlu dilakukan pembenahan menyeluruh.

Ia memastikan pemerintah akan segera mengamankan sistem yang ada terlebih dahulu sebelum melakukan perbaikan besar pada tahun mendatang.

“Iya, kita amankan dulu semua Coretax-nya itu yang ada hambatan-hambatan habis itu saya bersihin yang ini yang ruang interface yang sengaja diciptakan itu,” ujarnya.

Ke depan, Kementerian Keuangan berkomitmen untuk memperbaiki desain dan sistem Coretax agar lebih sederhana, transparan, serta memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

x|close