Iran Serang Kapal Tanker Kuwait di Dubai

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Apr 2026, 06:05
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Iran meluncurkan rudal ke arah pangkalan-pangkalan militer AS di negara Teluk. ANTARA/Anadolu/py Ilustrasi - Iran meluncurkan rudal ke arah pangkalan-pangkalan militer AS di negara Teluk. ANTARA/Anadolu/py (Antara)

Ntvnews.id, Dubai - Iran melancarkan serangan terhadap sebuah kapal tanker minyak milik Kuwait yang tengah berlabuh di Pelabuhan Dubai, hingga memicu kebakaran. Aksi tersebut disebut sebagai respons atas serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran.

"Kapal tanker minyak mentah raksasa Kuwait menjadi sasaran serangan langsung dan jahat Iran saat berada di area jangkar Pelabuhan Dubai di UEA," lapor kantor berita resmi KUNA, mengutip perusahaan minyak milik negara Kuwait.

Tidak ada laporan korban luka dalam insiden tersebut. Otoritas di Uni Emirat Arab menyatakan bahwa tim pemadam kebakaran berhasil mengendalikan dan memadamkan api yang sempat berkobar di kapal tersebut.

Menurut laporan KUNA, kapal tanker itu sedang dalam kondisi bermuatan penuh saat serangan terjadi. Dampaknya, bagian lambung kapal mengalami kerusakan dan memunculkan potensi tumpahan minyak di perairan sekitar.

Baca Juga: Iran Kembali Luncurkan Serangan Rudal ke Israel Bagian Tengah dan Yerusalem

Meski demikian, otoritas Uni Emirat Arab memastikan tidak terjadi kebocoran minyak di lokasi kejadian. Sebelumnya, pihak berwenang di Dubai mengindikasikan bahwa kapal tersebut kemungkinan menjadi target serangan drone saat berada di perairan setempat. Sebanyak 24 awak kapal dilaporkan selamat dari insiden tersebut.

Militer Kuwait juga menyatakan bahwa sistem pertahanan udara mereka telah merespons "serangan rudal dan drone musuh", sebagaimana disampaikan melalui pernyataan resmi di platform X.

Sementara itu, badan intelijen maritim Vanguard dan pelacak kapal MarineTraffic mengidentifikasi kapal yang diserang sebagai Al Salmi, kapal tanker minyak mentah berbendera Kuwait dengan panjang sekitar 332 meter.

Menurut Vanguard, kapal tersebut "terkena proyektil yang tidak dikenal" saat berada sekitar 31 mil laut di barat laut Dubai. Data dari MarineTraffic menyebutkan bahwa Al Salmi tengah dalam perjalanan menuju Qingdao, Tiongkok, dengan membawa sekitar dua juta barel minyak mentah.

x|close