Trump Klaim Angkatan Laut dan Darat Iran Sudah Hancur

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Apr 2026, 16:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Donald Trump mengatakan kepada The Telegraph: 'Saya tidak pernah terpengaruh oleh NATO. Saya selalu tahu mereka hanyalah macan kertas. Donald Trump mengatakan kepada The Telegraph: 'Saya tidak pernah terpengaruh oleh NATO. Saya selalu tahu mereka hanyalah macan kertas. (Telegraph)

Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Donald Trump menyatakan bahwa kekuatan angkatan laut dan darat Iran telah hancur akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Dalam pidato nasional yang disampaikan di Gedung Putih pada Rabu, 1 April 2026, Trump menegaskan bahwa dua matra militer Iran tersebut telah dilumpuhkan dalam konflik yang telah berlangsung selama lima pekan.

"Malam ini, angkatan laut Iran telah hancur. Angkatan udara mereka hancur lebur. Para pemimpin mereka, yang sebagian besar adalah pemimpin rezim teroris, (juga) kini telah tewas," kata Trump, sebagaimana dilansir dari Reuters, Kamis, 2 April 2026.

Trump juga menyebut bahwa sistem komando dan kendali Iran terhadap Korps Garda Revolusi Islam saat ini "sedang dihancurkan".

Ia menilai kemampuan Iran dalam meluncurkan rudal dan drone kini sangat terbatas, setelah berbagai persenjataan, fasilitas produksi, serta peluncur roket disebut telah hancur berkeping-keping.

"Hanya sedikit yang tersisa. Belum pernah dalam sejarah peperangan pihak musuh menderita kerugian besar dan dahsyat seperti ini hanya dalam beberapa minggu," ucap Trump.

Baca Juga: Serangan Iran Tak Surut, Ribuan Rudal dan Drone Terus Hantam Kawasan Teluk

Lebih lanjut, Trump mengklaim bahwa Amerika Serikat telah meraih kemenangan besar dalam konflik tersebut. Ia juga kembali menegaskan bahwa perang yang berlangsung sejak 28 Februari itu sudah "hampir selesai".

Meski demikian, Trump mengungkapkan rencana untuk melancarkan serangan lanjutan dalam waktu dekat. Ia menyebut dalam dua hingga tiga pekan mendatang, AS akan menggempur Iran secara besar-besaran dengan tujuan melumpuhkan sepenuhnya kemampuan negara tersebut.

"Sebentar lagi, kami akan menyerang mereka dengan sangat keras dalam dua hingga tiga pekan ke depan. Kami akan membawa mereka kembali ke zaman batu tempat mereka seharusnya berada," ucap Trump.

x|close