Serangan Udara AS-Israel Hantam Pembangkit Nuklir Iran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Apr 2026, 05:32
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Fasilitas nuklir Iran. Ilustrasi - Fasilitas nuklir Iran. (ANTARA)

Ntvnews.id, Taheran - Serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel menghantam wilayah dekat pembangkit listrik tenaga nuklir di Bushehr, Iran, pada Sabtu, 4 April 2026, Insiden tersebut dilaporkan menewaskan satu orang.

Dilansir dari Reuters yang menguutip IRNA, Minggu, 5 April 2026, serangan terjadi sekitar pukul 08.30 waktu setempat, ketika roket menghantam area di sekitar fasilitas pembangkit listrik nuklir Bushehr.

IRNA juga melaporkan bahwa satu orang penjaga gedung tewas dalam kejadian tersebut. Meski demikian, tidak ada kerusakan yang dilaporkan pada fasilitas pembangkit listrik tersebut.

Selain itu, pasukan AS dan Israel juga disebut menyerang sebuah pabrik semen di wilayah selatan Iran. Namun, aktivitas operasional di fasilitas tersebut dilaporkan tetap berjalan normal.

Baca Juga: Menlu: Negara Berduka, Tiga Kusuma Bangsa Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

"Serangan Amerika-Zionis terhadap pabrik semen Bandar Khamir tidak menimbulkan korban jiwa," kata kantor berita Tasnim News Agency, mengutip Ahmad Nafisi, wakil gubernur Provinsi Hormozgan di selatan Iran.

Ia menambahkan bahwa kegiatan operasional di pabrik tersebut "berlanjut seperti biasa".

Situasi di Iran memanas sejak serangan besar-besaran yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut memicu ketegangan tinggi di kawasan dan menimbulkan banyak korban di kalangan warga sipil.

Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan yang menargetkan wilayah Israel serta aset-aset milik Amerika Serikat di kawasan Teluk.

x|close