A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Respons Produser Soal Kisruh Penurunan Baliho Film Aku Harus Mati - Ntvnews.id

Respons Produser Soal Kisruh Penurunan Baliho Film Aku Harus Mati

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Apr 2026, 21:27
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Iwet Ramadhan (Head of creative  strategic promotion mewakili produser film Aku Harus Mati) Iwet Ramadhan (Head of creative strategic promotion mewakili produser film Aku Harus Mati) (NTVNews)

Ntvnews.id, Jakarta - Film horor terbaru Tanah Air 'Aku Harus Mati' karya dari rumah produksi Rollink Action yang disutradarai oleh Hestu Saputra, tengah ramai dibicarakan publik lantaran sejumlah iklan film di jalanan berhasil dicopot oleh Pemprov DKI Jakarta.

Menyikapi hal tersebut, Iwet Ramadhan selaku perwakilan produser film Aku Harus Mati menjelaskan bahwa sikap yang diambil oleh pihak rumah produksi atas kegaduhan tersebut sudah ditempuhnya sejak 4 April lalu, dimana seluruh promosi iklan berupa baliho sudah diturunkan.

"Kami dari PH mendengar dan sangat memahami berbagai respons masyarakat terkait film ini, saya mewakili produser menyesal sekali untuk ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari materi promosi kami," tutur Iwet Ramadhan selaku Head of creative strategic promotion mewakili produser film Aku Harus Mati, 6 April 2026.

Upaya yang ditempuh oleh pihak rumah produksi untuk meredam kegaduhan ini, yakni rela menarik seluruh materi promosi sebelum jatuh tanggal akhir penayangan iklan.

"Inisiatif dari kami, untuk menurunkan materi billboard sejak tanggal 4 April kemarin, seharusnya sesuai waktu promosi berakhir di tanggal 5 April. Hal ini demi merespons dari keluhan masyarakat dan ramainya pemberitaan di sosial media," sambungnya.

"Berikutnya kami akan menambahkan peringatan, pada materi promosi kami sebagai bentuk dari evaluasi yang masih berjalan dan langkah yang kami lakukan," imbuhnya.

Adapun selaku perwakilan produser, Iwet menegaskan jika terkait judul film 'Aku Harus Mati' diambil dari penggalan dialog dalam adegan yang menyajikan kisah cerita horor dan cukup dekat dengan cerita di masyarakat.

"Untuk judul ini kami ambil dari dialog yang ada di dalam film, dan dialog itu adalah dialog yang memang persembahkan untuk menyampaikan pesan film ini mengenai fenomena flexing di sosial media tapi nyatanya jual jiwa hanya demi kemewahan," jelasnya.

Lebih lanjut, untuk pemilihan judul film sendiri sudah sangat dipertimbangkan dan lulus dari screening Lembaga Sensor Film sebelum akhirnya ditayangkan.

"Dan untuk judul 'Aku Harus Mati' ini saya berikan apresiasi untuk Lembaga Sensor Film, karena mereka sudah melakukan proses evaluasi yang begitu dalam dan judul ini sudah mendapatkan izin untuk ditayangkan, dan untuk materi promosi izinnya sudah ada semua," pungkasnya. 

Sebagai informasi, film 'Aku Harus Mati' sudah mulai tayang di bioskop Tanah Air sejak 2 April lalu, dan sukses menyita perhatian publik karena baliho promosinya yang dituding memiliki makna negatif bagi remaja hingga anak-anak di bawah umur. Namun penjelasan dari pihak produser film, bahwa seluruh prosedur syarat untuk penayangan film berjalan mulus dan aman.

x|close