Istana Kepresidenan Dibuka untuk Siswa, Program Edukasi Pemerintahan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Apr 2026, 14:25
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan pernyataan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 7 April 2026. ANTARA/Fathur Rochman Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan pernyataan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 7 April 2026. ANTARA/Fathur Rochman (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - 

Prabowo Subianto membuka akses Istana Kepresidenan Jakarta bagi pelajar sebagai bagian dari upaya mengenalkan lingkungan pemerintahan kepada generasi muda.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan inisiatif langsung Presiden untuk memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang sejarah bangsa serta proses pengambilan keputusan di pemerintahan.

"Hari ini, Selasa, 7 April 2026, atas instruksi dan keinginan Bapak Presiden Prabowo, kita buka Istana untuk anak-anak sekolah. Jadi, rekan-rekan ketahui bersama, salah satu program terbesar Bapak Presiden investasi membangun dan membentuk generasi muda," kata Teddy di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Program tersebut mulai dijalankan dengan kunjungan siswa dari SMKN 19 Jakarta Pusat.

Baca Juga: Seskab Teddy: Prabowo Bertemu 13 Pimpinan Perusahaan Jepang, Dorong Investasi Hilirisasi dan Penguatan Rantai Pasok Global

Dalam kegiatan itu, para pelajar mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari diskusi, sesi tanya jawab, hingga tur keliling Istana untuk mengenal ruang-ruang penting negara.

"Tadi banyak kok yang bikin testimoni. Jadi, baru ini lihat ada ruangan Presiden, tempat para menteri dilantik, tempat Presiden, tanda tangan, tempat Presiden, biasa menerima tamu, menerima rakyat. Jadi, intinya Bapak Presiden ingin sebesar-besarnya, Istananya dibuka untuk rakyat. Saat Lebaran ada, saat hari-hari besar lainnya ada, dan ini untuk anak-anak sekolah," kata Teddy.

Ia menambahkan, program kunjungan ini tidak hanya terbatas di Istana Merdeka dan Istana Negara di Jakarta, tetapi juga akan diperluas ke seluruh Istana Kepresidenan di Indonesia yang berjumlah delapan lokasi.

"Nanti kegiatannya ini juga tidak hanya di Istana Merdeka dan Istana Negara, tapi di Istana Presiden lainnya di seluruh Indonesia. Kita punya delapan, nanti masing-masing Istana kita buka untuk anak sekolah juga," ucap Seskab.

Untuk pelajar dari luar Jakarta maupun luar Pulau Jawa, pemerintah akan memfasilitasi kunjungan dengan mekanisme pendaftaran melalui Kementerian Sekretariat Negara dan Sekretariat Kabinet.

Jadwal kunjungan direncanakan berlangsung secara berkala, antara satu hingga dua kali dalam sepekan.

Baca Juga: Seskab Teddy: Prabowo Perintah Langsung Evakuasi Warga di Bitung hingga Batang Dua Dipercepat

Teddy menegaskan tidak ada seleksi khusus bagi sekolah yang ingin mengikuti program ini.

"Bapak Presiden ingin (siswa sekolah) masuk saja ke Istana, kenalkan, mereka lihat langsung. Mereka lihat, mereka bisa ada pengalaman di situ, dan insyaallah mereka akan punya cita-cita besar. Mungkin untuk seleksinya tidak ada. Jadi, silakan daftar ke tadi yang saya bilang, kemudian nanti akan diatur oleh penitia," ucap Teddy.

Ia juga menyebut program ini menjadi bagian dari upaya lebih luas dalam pembangunan generasi muda yang digagas Presiden Prabowo, termasuk penyediaan makan bergizi, renovasi sekolah, peningkatan fasilitas sanitasi, hingga penguatan kesejahteraan guru.

"Jadi, intinya Bapak Presiden ingin sebesar-besarnya, Istananya dibuka untuk rakyat. Saat Lebaran ada, saat hari-hari besar lainnya ada, dan ini untuk anak-anak sekolah," ujar Seskab.

Antusiasme terlihat dari para siswa yang mengikuti kunjungan perdana tersebut. Banyak di antara mereka mengaku baru pertama kali melihat langsung lingkungan Istana, termasuk ruang kerja presiden dan lokasi pelantikan pejabat negara.

(Sumber: Antara)

x|close