Ntvnews.id, Jakarta - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Akbar Himawan Buchari, di kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas perkembangan dan peluang sektor usaha nasional, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam keterangan resmi melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet, Teddy menyampaikan bahwa diskusi yang berlangsung dalam suasana silaturahmi Lebaran itu menyoroti kondisi terkini UMKM beserta tantangan dan peluang yang dihadapi.
"Pertemuan silaturahmi masih di suasana Lebaran tersebut membahas perkembangan terkini sektor UMKM, termasuk berbagai tantangan dan peluang yang dihadapi dalam upaya meningkatkan daya saing pelaku usaha," kata Teddy, dikutip Selasa, 7 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, HIPMI turut menyampaikan berbagai masukan strategis kepada pemerintah guna memperkuat dukungan terhadap UMKM. Beberapa isu utama yang menjadi perhatian antara lain peningkatan akses pembiayaan, percepatan digitalisasi usaha, serta perluasan akses pasar baik di dalam maupun luar negeri.
Selain itu, Ketua HIPMI juga melaporkan rencana penyelenggaraan Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI 2026 yang akan menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran pengusaha muda dalam perekonomian nasional.
Baca Juga: Wamen Todotua Bertemu HIPMI Jakbar, Tekankan Penguatan Peran Pengusaha Muda dalam Investasi
"Ketua HIPMI turut melaporkan rencana pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI 2026 yang akan menjadi momentum konsolidasi organisasi serta penguatan peran pengusaha muda dalam perekonomian nasional," ujar Teddy.
Pertemuan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam menciptakan ekosistem bisnis yang inklusif, kompetitif, dan berkelanjutan, terutama bagi UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia.
(Sumber: Antara)
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Akbar Himawan Buchari di kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Senin (6/4/2026). (ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet) (Antara)