Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Donald Trump memperingatkan China akan menghadapi tarif impor sebesar 50 persen jika terbukti memberikan bantuan militer kepada Iran.
Meski demikian, Trump menyatakan keraguannya bahwa Beijing benar-benar akan membantu Teheran, walaupun laporan intelijen Amerika Serikat mengindikasikan adanya rencana pengiriman senjata tersebut.
"Jika kami menangkap mereka (China) melakukan itu, mereka akan dikenai tarif 50 persen, yang sangat besar. Itu jumlah yang sangat besar," kata Trump kepada program Fox News Sunday Morning Futures with Maria Bartiromo, dikutip dari AFP, Senin, 13 April 2026.
Trump mengaku telah mendengar laporan media terkait dugaan bantuan militer China kepada Iran, termasuk pengiriman rudal bahu.
Baca Juga: Trump: Pasokan Minyak Akan Pulih, Iran Tak Lagi Jadi Penentu
"Saya ragu mereka akan melakukan itu, karena saya punya hubungan, dan saya pikir mereka tidak akan melakukannya," ujar Trump.
"Mungkin mereka sempat melakukannya sedikit di awal, tapi saya rasa sekarang tidak lagi," imbuhnya.
Sementara itu, laporan intelijen Amerika Serikat menunjukkan bahwa China diduga tengah mempersiapkan pengiriman sistem pertahanan udara baru ke Iran dalam beberapa pekan ke depan. Informasi ini diperoleh dari tiga sumber yang mengetahui penilaian intelijen terbaru.
Ilustrasi - Presiden AS Donald Trump (depan) menghadiri konferensi pers setelah KTT NATO di Den Haag, Belanda, pada 25 Juni 2025. ANTARA/HO- Xinhua/Zhao Dingzhe/pri. (Antara)