Jokowi Tanggapi Santai Omongan Jusuf Kalla: Saya Orang Kampung

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Apr 2026, 16:27
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Momen Kocak Kompol Syarif Ajudan Jokowi Nyaris Jatuh Kejengkang Momen Kocak Kompol Syarif Ajudan Jokowi Nyaris Jatuh Kejengkang (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo merespons dengan santai pernyataan yang kembali viral dari mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla. Menanggapi berbagai komentar yang mengaitkan dirinya dengan isu-isu besar, Jokowi justru merendah dan menegaskan latar belakangnya.

“Ya saya ini bukan siapa-siapa. Saya orang kampung,” ucap Jokowi saat ditemui di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Senin (20/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi ketika dimintai tanggapan atas kembali mencuatnya pernyataan Jusuf Kalla yang menyebut dirinya bisa menghancurkan negeri. Alih-alih menanggapi secara defensif, Jokowi memilih untuk tidak menilai pernyataan tersebut secara pribadi.

Baca Juga: BPOM Dorong Produksi Obat Dalam Negeri Hadapi Dampak Konflik Global

“Yang menilai bukan saya,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga menyinggung perkembangan kasus yang berkaitan dengan penerbitan restorative justice (RJ) untuk Rismon Sianipar. Ia menegaskan bahwa proses tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan pihak kepolisian, dalam hal ini Polda Metro Jaya. Menurutnya, jika RJ telah diterbitkan, maka perkara tersebut dapat dianggap selesai.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai kemungkinan penerapan RJ terhadap pihak lain yang tersangkut kasus serupa, terutama terkait tuduhan fitnah ijazah palsu yang menyeret nama Roy Suryo dan dr. Tifa, Jokowi tidak memberikan jawaban verbal dan hanya merespons dengan senyuman.

Baca Juga: Bahlil Umumkan Raksasa Migas Italia Temukan Gas Jumbo 5 Triliun Kaki Kubik di RI

Sebelumnya, Jusuf Kalla sempat mengungkap perannya dalam perjalanan politik Jokowi, termasuk saat membawa mantan Wali Kota Solo itu ke panggung nasional hingga akhirnya menjadi presiden.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah jumpa pers yang juga menjadi klarifikasi atas ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada pada 5 Maret 2026, dalam rangka Ramadan 1447 Hijriah. Dalam kesempatan itu, JK turut menyinggung berbagai isu, termasuk konflik di Ambon dan Poso, serta dinamika politik yang melibatkan Jokowi.

x|close