Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI yang juga Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa tidak pernah ada pembahasan terkait rencana penggabungan atau fusi antara Partai Gerindra dan Partai NasDem. Ia menyebut isu yang beredar tersebut tidak memiliki dasar yang jelas.
Dasco bahkan mengaku heran dengan munculnya kabar tersebut dan mempertanyakan sumber informasi yang memunculkannya di ruang publik.
Baca Juga: Isu NasDem Merger Gerindra, Saan Mustopa: Dipertimbangkan, Itu Bukan Hal Baru
"Kita juga apa namanya, begitu dengar juga kita bingung sebenarnya dari mana," kata Dasco di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa.
Ia juga menyampaikan bahwa Partai NasDem sudah terlebih dahulu memberikan klarifikasi dan membantah adanya wacana fusi antar kedua partai. Karena itu, ia menilai tidak perlu ada penjelasan tambahan dari pihaknya.
"NasDem juga sudah duluan menjelaskan karena subjeknya NasDem, ya kita pikir sudah cukup," ujarnya.
Baca Juga: Respons Tempo atas Aksi Kader NasDem soal Karikatur Sampul
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pembahasan serius mengenai wacana merger atau fusi dengan partai politik lain di internal NasDem. Menurutnya, fokus utama partai saat ini adalah penguatan konsolidasi serta pembangunan struktur organisasi hingga tingkat daerah.
Sementara itu, Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya, menjelaskan bahwa Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, lebih mengedepankan konsep political bloc atau blok politik dibandingkan gagasan penggabungan partai.
(Sumber: Antara)
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan keterangan pers terkait harga bahan bakar minyak (BBM) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2026). Sufmi Dasco Ahmad mengapresiasi pemerintah yang memutuskan untuk belum berencana melakukan penyesuaian atau menaikkan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/tom. (Antara)