Terungkap! PM Israel Benjamin Netanyahu Idap Kanker Prostat, Bagaimana Kondisinya?

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Apr 2026, 05:33
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Arsip - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara di markas militer Kirya di Tel Aviv, Israel, 1 Maret 2026. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Minggu bahwa angkatan udara Israel menyerang Teheran dengan Arsip - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara di markas militer Kirya di Tel Aviv, Israel, 1 Maret 2026. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Minggu bahwa angkatan udara Israel menyerang Teheran dengan (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akhirnya mengungkap bahwa dirinya sempat menjalani perawatan kanker prostat secara tertutup. Informasi ini disampaikan pada Jumat, 24 April 2026, bersamaan dengan rilis laporan hasil pemeriksaan kesehatan tahunannya kepada publik.

Di usia 76 tahun, Netanyahu menjelaskan bahwa laporan medis tersebut tidak langsung dipublikasikan. Ia mengaku sengaja menunda pengumuman selama sekitar dua bulan agar kondisi kesehatannya tidak dimanfaatkan oleh pihak tertentu sebagai alat propaganda, khususnya oleh Iran.

Dalam dokumen medis yang dirilis, untuk pertama kalinya terungkap bahwa Netanyahu pernah didiagnosis mengidap kanker. Sebelumnya, pada Desember 2024, ia diketahui menjalani operasi pembesaran prostat yang diumumkan secara resmi oleh kantor perdana menteri.

Setelah prosedur tersebut, pemeriksaan lanjutan menemukan adanya tumor ganas berukuran kecil, kurang dari satu sentimeter, di bagian prostat. Temuan ini diperkuat oleh dua surat resmi dari tim dokter yang kemudian dipublikasikan.

“Ini adalah deteksi dini lesi yang sangat kecil, tanpa metastasis, seperti yang dikonfirmasi oleh semua tes lain tanpa keraguan,” katanya, dikutip dari CNN.

Baca Juga: Indonesia dan 7 Negara Muslim Kecam Tindakan Provokatif dan Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa

Meski tidak mengungkap secara rinci waktu pemeriksaan terakhir, sumber yang mengetahui proses tersebut menyebutkan bahwa diagnosis kanker itu sebenarnya sudah diketahui beberapa bulan lalu. Netanyahu kemudian menjalani terapi radiasi selama kurang lebih dua setengah bulan hingga akhirnya menyelesaikan pengobatan.

Ia menjelaskan bahwa metode terapi radiasi terarah yang dipilih memberikan hasil yang efektif.

“Bintik itu hilang sepenuhnya,” ujarnya.

Netanyahu juga memastikan bahwa kondisinya saat ini sudah pulih sepenuhnya.

"Syukurlah, saya sehat. Saya mengalami masalah medis kecil dengan prostat saya yang telah sepenuhnya diobati,” katanya.

Benjamin Netanyahu <b>(Istimewa)</b> Benjamin Netanyahu (Istimewa)

Sepanjang masa kepemimpinannya, Netanyahu memang beberapa kali menjalani tindakan medis. Pada Juli 2023, ia sempat dipasangi alat pacu jantung setelah mengalami kondisi yang disebut sebagai blok jantung sementara.

Sebelumnya, ia juga pernah dilaporkan mengalami episode pingsan, meskipun pihak kantornya hanya menyebutnya sebagai gejala pusing. Saat menjalani pemasangan alat pacu jantung tersebut, ia sempat menunjuk seorang menteri untuk menggantikan tugasnya sementara.

Selain itu, pada Maret 2024, Netanyahu juga menjalani operasi hernia, yang merupakan prosedur serupa dengan tindakan yang pernah ia jalani sekitar 11 tahun sebelumnya.

x|close