Oknum Polisi Ngamuk Bawa Parang, Datangi Rumah Wali Kota Palopo

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Apr 2026, 13:12
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Oknum Polisi Gedor Rumah Wali Kota Palopo, Naili Trisal Oknum Polisi Gedor Rumah Wali Kota Palopo, Naili Trisal (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang pria yang datang membawa parang ke rumah pribadi Wali Kota Palopo, Naili Trisal, kini diduga merupakan oknum anggota kepolisian. Dugaan tersebut mengarah pada personel yang bertugas di lingkungan Polres, dan kasus ini tengah dalam penanganan internal kepolisian.

Peristiwa itu menjadi perhatian setelah rekaman CCTV dari kediaman Naili beredar luas. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria datang seorang diri sambil menggenggam parang. Ia sempat berhenti di depan pagar rumah, mengamati situasi, lalu memanjat pagar. Selama berada di lokasi, pria itu juga terdengar berteriak dengan nada keras yang diduga berisi ancaman, sebelum akhirnya meninggalkan tempat kejadian.

Baca Juga: VIDEO: Tanjung Duren Rawan Maling Motor, Pelaku Diamuk Massa

Aksi tersebut terjadi di rumah pribadi Naili yang berlokasi di Jalan Dahlia 1, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Palopo, pada Jumat (24/4) sekitar pukul 21.00 Wita. Berdasarkan keterangan kepolisian, pria itu datang menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam jenis parang di tangan kirinya. Selain berteriak, ia juga sempat memukul-mukul pagar rumah sambil melontarkan umpatan.

Belakangan, identitas pria dalam rekaman itu mengarah pada seorang anggota polisi aktif. Informasi awal menyebutkan ia bertugas di Polres, meski detail penempatannya masih dalam penelusuran lebih lanjut.

Baca Juga: Rano Karno: Jakarta Tanpa Seni Hanyalah Kumpulan Beton, Seni Membuat Kota Punya Jiwa

Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki, menegaskan bahwa kasus tersebut kini sedang diproses dan masih dalam tahap pendalaman.

“Kasus ini sedang ditangani. (Motifnya) juga masih pendalaman,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan dan menjalani pemeriksaan oleh Propam Polres Palopo. Proses penyelidikan juga mencakup pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna mengungkap latar belakang dan motif di balik aksi tersebut.

Hingga kini, kepolisian belum menyimpulkan alasan pasti yang mendorong oknum tersebut melakukan tindakan intimidatif di kediaman kepala daerah tersebut. Penanganan internal terus dilakukan seiring upaya mengungkap keseluruhan fakta dalam peristiwa ini.

x|close