Ntvnews.id, Bamako - Menteri Pertahanan Mali, Sadio Camara, dilaporkan wafat setelah menjadi korban dalam rangkaian serangan teroris yang terjadi pada Sabtu, 25 April 2026.
Informasi tersebut disampaikan oleh pemerintah transisi Mali pada Minggu, 26 April 2026.
Dalam pernyataan resmi, pemerintah menyebutkan bahwa rumah Camara yang berada di Kati, wilayah garnisun yang terletak dekat ibu kota Bamako, menjadi target serangan bom mobil yang dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri pada Sabtu pagi waktu setempat.
Baca Juga: Perluas Jangkauan Manfaat hingga Indonesia Timur dan Afrika
Berdasarkan keterangan yang sama, Camara sempat melawan para penyerang dengan terlibat baku tembak dan berhasil melumpuhkan beberapa di antaranya.
Namun, ia mengalami luka parah dalam pertempuran tersebut dan akhirnya meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.
Serangan tersebut juga menyebabkan dampak besar di sekitar lokasi.
Runtuhnya bangunan kediaman Camara mengakibatkan korban tambahan serta menghancurkan sebuah masjid di dekatnya.
Beberapa jemaah yang berada di dalam masjid tersebut dilaporkan turut meninggal dunia.
Baca Juga: Paus Leo XIV Sapa Warga Aljazair dengan “Assalamualaikum” saat Kunjungan Perdana ke Afrika
Pemerintah Mali menyatakan bahwa almarhum jenderal akan dimakamkan secara nasional sebagai bentuk penghormatan.
Selain itu, serangan terkoordinasi juga terjadi di sejumlah wilayah lain seperti Bamako, Kati, Gao, Sevare, dan Kidal pada Sabtu, 25 April 2026.
Sebelumnya, pemerintah menyebutkan bahwa insiden tersebut mengakibatkan 16 warga sipil dan personel militer mengalami luka-luka.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi garis polisi dalam peristiwa penembakan gereja di Michigan, Amerika Serikat (AS). (ANTARA)