Trump Klaim Ingin Tinggal di Istana Buckingham Saat Kunjungan Raja Charles III ke AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Apr 2026, 08:25
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden AS Donald Trump. (ANTARA/Xinhua) Presiden AS Donald Trump. (ANTARA/Xinhua) (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keinginannya untuk tinggal di Istana Buckingham, London, dan mengatakan akan membicarakan hal tersebut dengan Raja Charles III serta Ratu Camilla.

"Wow, itu bagus. Saya selalu ingin tinggal di Istana Buckingham. Saya akan berbicara dengan Raja dan Ratu soal ini sebentar lagi," tulis Trump melalui platform Truth Social, Selasa.

Baca Juga: Pangeran Andrew Ditangkap, Raja Charles: Hukum Harus Ditegakkan

Pernyataan tersebut muncul setelah media Daily Mail memuat laporan yang menyebutkan bahwa Trump dan Raja Charles III memiliki garis keturunan bangsawan Skotlandia yang sama, yakni Earl of Lennox ketiga. Dalam laporan itu juga disebutkan bahwa keduanya merupakan sepupu jauh dengan jarak sekitar 15 generasi.

Di sisi lain, Raja Charles III diketahui tengah melakukan kunjungan resmi ke Amerika Serikat sejak Senin, 27 April 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan Kongres AS, yang menjadi momen bersejarah karena merupakan kali pertama sejak 1991 seorang anggota keluarga kerajaan Inggris berbicara di forum legislatif AS.

Baca Juga: Raja Charles III Tiba di AS, Bakal Bertemu Trump dan Berpidato di Kongres

Sebelumnya, Istana Buckingham menegaskan bahwa kunjungan kenegaraan Raja Charles III tetap berjalan sesuai jadwal meskipun sempat terjadi insiden penembakan di Hotel Hilton Washington pada Sabtu malam, 25 April 2026, saat Donald Trump mengadakan jamuan makan malam bersama wartawan Gedung Putih.

"Setelah diskusi sepanjang hari dan bertindak atas saran Pemerintah, kami dapat mengkonfirmasi bahwa kunjungan kenegaraan Yang Mulia (Raja Charles III) akan tetap berlangsung sesuai rencana," demikian pernyataan Istana Buckingham yang dikutip media Independent.

(Sumber: Antara)

x|close