Gilang Dirga Kritik Usulan Menteri PPPA soal Pindah Gerbong Perempuan dan Laki-laki di Belakang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Apr 2026, 10:10
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Gilang Dirga Gilang Dirga (Instagram)

Ntvnews.id, Jakarta - Presenter ternama Tanah Air Gilang Dirga ikut mengkritik dan mengomentari pendapat dan usulan dari Menteri PPPA Arifah Fauzi yang viral di sosial media.

Dimana usulan tersebut disampaikan oleh Arifah Fauzi usai meninjau peristiwa kecelakaan KA di stasiun Bekasi Timur, dan meminta agar gerbong khusus perempuan tak lagi di rangkaian paling depan dan belakang. 

"Jadi kalau bisa di posisi di tengah, jadi posisi paling tengah, untuk gerbongnya ya. Supaya juga lebih safe dan aman," tulis Gilang Dirga di Instagramnya, 29 April 2026.

Pernyataan tersebut tampaknya menjadi bola liar di sosial media, dan banyak yang menduga jika usulan menteri PPPA itu bukan lah solusi yang tepat. Dalam unggahnnya, Gilang juga membagikan postingan berlatar hitam dan bertulis "Menteri PPPA".

Tak lupa suami dari Adiezty Fersa itu turut menyampaikan unek-uneknya kepada Arifah Fauzi soal usulan yang membingungkan.

"Tanpa mengurangi rasa hormat kepada keluarga korban, ijinkan saya memberikan saran untuk menteri PPPA @arifah.fauzi yang kualitasnya ternyata tidak sesuai ekspektasi saya," kata Gilang.

Menurut Gilang, usulan tersebut justru tak mewakili jabatan Arifah sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

"Seolah-olah di mata Anda laki-laki tidak berharga, Laki-laki. Yang Anda anggap tidak berharga karena statement tersebut seolah mengatakan 'laki-laki tidak apa-apa jadi korban, yang penting perempuan aman'," sahut Gilang.

Di samping itu Gilang merasa jika solusi dari pihak KAI lebih solutif dibanding dengan usulan yang dikontrakan Arifah Fauzi.

"Pihak KAI yang tentunya mungkin memiliki usul yang lebih solutif dibandingkan statement Anda. Seperti memperbaiki sistem sensor dan komunikasi," pungkasnya.

Sebagai informasi, Arifah Fauzi menyebutkan jika dirinya telah mengusulkan kepada pihak KAI agar posisi gerbong khusus perempuan sebaiknya dipindahkan ke bagian tengah dan untuk gerbong paling depan serta belakang diganti menjadi gerbong laki-laki.

x|close