Skor Imbang Tanpa Gol, Pelatih Malaysia Akui Ketangguhan Lini Pertahanan Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 29 Sep 2026, 05:44
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Pelatih Timnas Malaysia Tan Cheng Hoe Pelatih Timnas Malaysia Tan Cheng Hoe (IG TIMNAS MALAYSIA)

Ntvnews.id, Jakarta - Pelatih Timnas Malaysia Tan Cheng Hoe mengakui ketangguhan lini pertahanan Timnas Indonesia yang sulit ditembus anak-anak asuhannya untuk mencetak gol dalam pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

"Di babak kedua, disiplin dan organisasi pertahanan mereka (Timnas Indonesia) sangat baik, sangat sulit bagi kami untuk menembus," kata Tan Cheng Hoe dalam konferensi pers usai laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin.

Timnas Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 melawan Indonesia meskipun unggul jumlah pemain setelah penggawa Indonesia Thom Haye dihukum kartu merah pada menit ke-37.

Meskipun bermain imbang, Cheng Hoe mengatakan bahwa performa anak-anak asuhannya cukup bagus karena menunjukkan semangat dan karakter yang kuat.

"Kami tahu seberapa tangguh tim Indonesia, tetapi saya rasa apresiasi layak diberikan kepada para pemain kami," katanya.

 

Sebagai pelatih, kata dia, dirinya merasa puas dengan pertandingan tersebut, meskipun ia menyayangkan dua peluang berbahaya tidak berbuah gol untuk meraih kemenangan di kandang Indonesia.

Cheng Hoe mengatakan bahwa pihaknya mengetahui Indonesia tidak hanya memiliki pemain bertahan yang bagus, tetapi juga pemain serang yang berbahaya. Namun, kata dia, pada babak kedua, timnya mampu mengontrol permainan ketika Indonesia hanya bermain dengan 10 pemain.

"Tetapi dalam sepak bola, terkadang cukup sulit bermain melawan 10 pemain karena mereka akan mengubah taktik bermain menjadi lebih bertahan mengandalkan serangan balik," katanya.

Cheng Hoe menambahkan bahwa hasil imbang melawan Indonesia menjadi modal bagus bagi timnya untuk menghadapi laga selanjutnya melawan Singapura.

 

Mendapatkan Pengalaman Berharga

Ole Romeny berebut bola dengan pemain Malaysia <b>(IG TIMNAS MALAYSIA)</b> Ole Romeny berebut bola dengan pemain Malaysia (IG TIMNAS MALAYSIA)

Ia mengatakan bahwa dari pertandingan melawan Indonesia, anak-anak asuhan itu telah mendapatkan pengalaman, kepercayaan diri, dan banyak momen berharga di dalam tim yang menjadi panduan untuk menghadapi laga berat melawan Singapura .

"Menghadapi Singapura selalu menjadi pertandingan yang sulit, tetapi saya yakin setelah hasil bagus melawan Indonesia ini, kami sudah siap," katanya.

Dengan hasil imbang melawan Indonesia, Malaysia tetap berada di puncak klasemen sementara Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengoleksi tiga poin. Harimau Malaya unggul selisih satu gol dari Indonesia yang menghuni peringkat kedua dengan tiga poin.

Malaysia akan melakoni laga ketiga di fase grup dengan menghadapi Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Kamis (1/9). Sedangkan Indonesia akan menjamu Banglades di SUGBK.

Timnas INDONESIA <b>(IG PSSI)</b> Timnas INDONESIA (IG PSSI)

Herdman Bakal Evaluasi

Pelatih Kepala Timnas Indonesia John Herdman bakal membenahi strategi timnya bermain menyerang ketika hanya memiliki 10 pemain di lapangan sebagai persiapan menghadapi Bangladesh.

"Saya pikir satu-satunya yang perlu diperbaiki adalah aspek menyerang dari strategi ketika bermain dengan 10 pemain," kata John Herdman sesuai pertandingan melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin.

Timnas Indonesia harus puas dengan hasil imbang melawan Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.

Dalam pertandingan tersebut, skuad Garuda harus bermain dengan 10 pemain karena Thom Haye dihukum kartu merah pada menit ke-37.

Kekurangan pemain membuat Indonesia harus menghadapi tekanan intensif dari Malaysia pada babak kedua. Tuan rumah bahkan tidak menciptakan peluang berbahaya hingga laga berakhir.

Baca Juga: 56.000 Tiket Terjual, Laga Timnas Indonesia vs Malaysia di GBK Berpotensi Full House

ANTARA

x|close