Asosiasi Anggota FIFA Berpeluang Terima Dana Rp391 M pada Periode 2027–2030

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Okt 2026, 17:36
thumbnail-author
Muhamad Ridha
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Logo FIFA terlihat di markas besar FIFA di Zurich, Swiss, pada 30 September 2020 Logo FIFA terlihat di markas besar FIFA di Zurich, Swiss, pada 30 September 2020 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) mengusulkan peningkatan dana pengembangan sepak bola menjadi 25 juta dolar AS atau sekitar Rp391 miliar bagi setiap asosiasi anggotanya. Program ini direncanakan berlaku untuk periode 2027–2030 dan mencakup 211 asosiasi anggota FIFA di seluruh dunia.

Usulan itu disampaikan dalam rapat Dewan FIFA di Zurich, Swiss melalui program bernama FIFA Surplus Solidarity Programme. Jika disetujui, total investasi untuk pengembangan sepak bola global akan mencapai 6,35 miliar dolar AS.

Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan bahwa peningkatan pendanaan tersebut mencerminkan komitmen organisasi untuk memperluas dukungan terhadap pengembangan sepak bola di berbagai negara.

“Dalam sepuluh tahun sejak saya menjadi Presiden FIFA, dana bantuan kita telah melonjak drastis, dari yang semula hanya 1 juta dolar AS kini menyentuh 25 juta dolar AS untuk setiap asosiasi anggota di seluruh dunia,” kata Infantino, sebagaimana dilansir dari keterangan resmi FIFA pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Baca Juga: Persija Sempurna di Empat Laga Awal, Nadeo Sebut Kekompakan Jadi Kunci

Ia juga menegaskan bahwa cadangan keuangan FIFA dapat dimanfaatkan untuk mendukung perkembangan sepak bola di seluruh dunia. Melalui rencana tersebut, dana yang tersedia diharapkan dapat memperkuat pembinaan pemain dan pembangunan ekosistem sepak bola di tingkat nasional.

Rencana peningkatan anggaran ini didukung proyeksi surplus FIFA sebesar 5,2 miliar hingga 5,6 miliar dolar AS untuk siklus 2023–2026. Meski demikian, FIFA mengusulkan tetap mempertahankan dana cadangan sebesar 1,7 miliar dolar AS guna menghadapi kemungkinan situasi yang tidak terduga.

Penggunaan dana nantinya akan diarahkan pada sejumlah prioritas, termasuk pengembangan sepak bola wanita, kompetisi usia muda, program pembinaan jangka panjang, serta pembangunan infrastruktur olahraga.

Mekanisme penyaluran dana, persyaratan pengajuan, pengawasan, dan audit masih akan dirampungkan melalui pembahasan lanjutan. FIFA menargetkan rencana tersebut dibahas kembali oleh Dewan FIFA pada Desember 2026 sebelum diajukan untuk mendapat persetujuan dalam Kongres FIFA ke-77 pada Maret 2027.

Dengan demikian, alokasi 25 juta dolar AS untuk setiap asosiasi anggota masih berstatus usulan dan belum menjadi pencairan dana yang dipastikan.

(Sumber: ANTARA)

x|close