Mengenal King Polo, Raja Tarkam Asal Lombok yang Viral hingga Disorot Media Brasil

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Okt 2026, 13:22
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
King Polo King Polo (IG KING POLO)

Ntvnews.id, Jakarta - Nama King Polo tengah menjadi perbincangan di media sosial setelah aksi-aksi permainannya di lapangan sepak bola tarkam menarik perhatian publik. Pemain asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), ini bahkan mendapat sorotan media olahraga Brasil, TNT Sports Brazil, yang membandingkan gaya bermainnya dengan gelandang Manchester City dan Timnas Spanyol, Rodri.

Lantas, siapa sebenarnya King Polo dan bagaimana perjalanan kariernya hingga dikenal sebagai salah satu pemain yang diperhitungkan di dunia sepak bola antarkampung?

Siapa King Polo?

King Polo memiliki nama asli Supriandi. Ia dikenal sebagai pesepak bola asal Lombok Timur, NTB, yang membangun popularitas melalui berbagai turnamen sepak bola antarkampung atau tarkam.

Lahir pada 17 Februari 1999, Supriandi dikenal bermain di posisi gelandang. Kemampuannya mengolah bola, menjaga penguasaan, membaca permainan, serta mengirimkan umpan kepada rekan setim menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta sepak bola lokal.

Julukan King Polo pun semakin melekat seiring kiprahnya di berbagai turnamen. Ia dikenal bukan hanya karena kemampuan individunya, tetapi juga karena kontribusinya dalam membangun serangan dan membantu tim menciptakan peluang.

Aksinya Viral hingga Disorot Media Brasil

King Polo <b>(IG KING POLO)</b> King Polo (IG KING POLO)

Popularitas King Polo kembali meningkat setelah TNT Sports Brazil mengunggah cuplikan permainannya melalui akun Instagram @tntsportbr pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Dalam unggahan tersebut, media olahraga Brasil itu memuji kemampuan pemain bernomor punggung 5 tersebut. Gaya bermain King Polo bahkan disebut mengingatkan mereka pada Rodri, gelandang andalan Manchester City dan Timnas Spanyol.

Cuplikan yang beredar memperlihatkan King Polo mampu mempertahankan bola ketika mendapat tekanan dari lawan. Ia juga terlihat memiliki kemampuan melewati pemain lawan dan menentukan waktu yang tepat untuk mengalirkan umpan.

Dalam pertandingan yang ditampilkan, King Polo tercatat memberikan dua assist. Aksi tersebut kemudian memancing respons warganet, termasuk penggemar sepak bola Indonesia yang ikut meramaikan kolom komentar unggahan media Brasil itu.

Sejumlah netizen bahkan menyebut klub-klub besar Eropa, seperti Manchester United, Manchester City, dan Liverpool, sambil bercanda meminta mereka merekrut King Polo.

Meski demikian, komentar tersebut merupakan reaksi warganet. Belum ada informasi terverifikasi dalam laporan tersebut bahwa klub-klub itu telah mengajukan tawaran atau melakukan pendekatan resmi kepada King Polo.

Bukan Sekadar Pemain Sepak Bola Tarkam

King Polo <b>(IG KING POLO)</b> King Polo (IG KING POLO)

Meski namanya identik dengan kompetisi antarkampung, perjalanan King Polo tidak hanya berlangsung di turnamen lokal. Ia juga pernah mencicipi kompetisi Liga 4, termasuk memperkuat Persic Cilegon di Liga 4 Banten musim 2024/2025, menurut laporan media. 

Pengalaman bermain di berbagai kompetisi menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebagai pesepak bola. Di dunia tarkam, pemain seperti King Polo bisa mendapat perhatian luas berkat penampilan yang konsisten dan kemampuannya menjadi pembeda dalam pertandingan.

Tarkam sendiri merupakan istilah untuk pertandingan sepak bola antarkampung atau antarklub lokal yang umumnya digelar di luar kompetisi liga profesional utama. Meski kerap berlangsung dengan fasilitas sederhana, turnamen ini memiliki basis penonton dan pendukung yang kuat di sejumlah daerah.

Bagi banyak pemain, tarkam menjadi ruang untuk menunjukkan kemampuan, menjaga pengalaman bertanding, sekaligus membangun nama di lingkungan sepak bola lokal.

King Polo dan Popularitas Sepak Bola Akar Rumput

Sorotan TNT Sports Brazil menunjukkan bagaimana cuplikan pertandingan sepak bola lokal dapat menjangkau penonton lintas negara melalui media sosial. Pemain yang awalnya dikenal di lapangan tarkam kini bisa mendapat perhatian lebih luas ketika aksinya dibagikan oleh akun olahraga dengan jangkauan internasional.

Namun, pujian dan perbandingan dengan Rodri tidak otomatis berarti keduanya memiliki tingkat kemampuan atau pengalaman yang sama. Perbandingan tersebut merupakan penilaian media terhadap cuplikan permainan yang ditampilkan.

Terlepas dari itu, kisah King Polo menjadi contoh menarik tentang bagaimana sepak bola akar rumput memiliki daya tarik tersendiri. Dari lapangan antarkampung di Lombok hingga menjadi bahan pembicaraan di media sosial, Supriandi berhasil menarik perhatian berkat aksi dan gaya bermainnya.

Kini, publik pun semakin penasaran dengan perjalanan karier King Polo selanjutnya dan peluangnya untuk tampil lebih jauh di kompetisi sepak bola yang lebih tinggi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Polo Berembee (@pollo_berembe)

Baca Juga: Piala Panglima TNI Esports 2026: Langkah PBESI Cetak Wajah Baru di Panggung Global

x|close