Ntvnews.id, Jakarta - Real Madrid menyampaikan permintaan maaf ke warga China atas perilaku Kylian Mbappe yang menyinggung Mao Zedong.
Seperti diketahui, Kylian Mbappe sempat menyebutkan Mao Zedong merupakan seorang diktator. Namun bagi warga China, Mao Zedong adalah pendiri Republik Rakyat China.
"Real Madrid ingin menyampaikan permohonan maaf kepada rakyat Cina atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pernyataan yang disampaikan pemain kami, Kylian Mbappe," tulis pernyataan Real Madrid melansir situs klub, Rabu 28 Oktober 2026.
View this post on Instagram
"Klub kami menaruh rasa hormat yang mendalam terhadap China, sejarahnya, budayanya, serta masyarakatnya, termasuk jutaan penggemar di China yang memiliki rasa cinta dan kekaguman terhadap Real Madrid," sambung keterangan klub.
Baca Juga: Dosen UI Kasih Nilai Tambahan ke Mahasiswa yang Ikut Demo Hari Ini
Selain itu juga, Real Madrid tetap memberikan dukungan terhadap Kylian Mbappe yang sudah menyampaikan permintaan maaf terlebih dahulu.
"Klub mendukung permohonan maaf yang disampaikan secara terbuka oleh Kylian Mbappe, ketika sang pemain sudah menyatakan penyesalan atas perkataan serta menegaskan rasa hormat kepada masyarakat China," beber keterang Real Madrid.
"Real Madrid menegaskan kembali komitmennya terhadap nilai-nilai saling menghormati, hidup berdampingan, dan pemahaman lintas budaya, serta keinginan untuk terus mempererat persahabatan yang menghubungkan klub ini dengan China dan masyarakatnya," tutup Real Madrid.
Selebrasi Kylian Mbappe setelah mencetak gol untuk Real Madrid laman Sevilla dalam pertandingan Liga Spanyol 2026/27 di Stadion Santiago Bernabeu pada Senin (19/10/2026). (ANTARA)