Ntvnews.id, Jakarta - DFSK memperkenalkan emblem baru khusus lini kendaraan komersial dalam ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026.
Pameran tersebut berlangsung pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pembaruan ini menjadi langkah perusahaan untuk memperkuat identitas produk sekaligus membedakan kendaraan komersial dari lini lainnya.
Melalui PT Sokonindo Automobile, DFSK menegaskan perubahan emblem hanya berlaku untuk kendaraan komersial dan tidak mengubah identitas utama merek. Pembaruan tersebut sebatas diferensiasi visual, sementara standar kualitas produk, layanan purnajual, dan komitmen kepada pelanggan tetap dipertahankan.
COO PT Sokonindo Automobile, Franz Wang, mengatakan emblem baru tersebut dirancang untuk memperjelas karakter kendaraan komersial DFSK sesuai kebutuhan pelaku usaha.
"Bagi kami, kendaraan komersial bukan sekadar alat transportasi, tetapi bagian penting dari operasional dan keberlangsungan bisnis pelanggan. Karena itu, identitas produk perlu berkembang mengikuti karakter segmennya, sementara komitmen kami terhadap kualitas, layanan, dan pelanggan tetap sama," ujar Franz Wang di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Di tengah perkembangan industri otomotif dan tren elektrifikasi, DFSK terus mengembangkan solusi kendaraan komersial berbasis listrik. Salah satu produk andalannya adalah DFSK Gelora E. Mobil listrik komersial ini tersedia dalam dua pilihan, yakni Blind Van untuk kebutuhan pengangkutan barang dan distribusi, serta Minibus untuk transportasi penumpang dan berbagai kebutuhan usaha.
DFSK Gelora E menawarkan pilihan baterai berkapasitas 38 kWh dan 42 kWh, dengan jarak tempuh hingga 300 kilometer berdasarkan standar NEDC, tergantung varian. Untuk memberikan kenyamanan penggunaan jangka panjang, Gelora E dilengkapi garansi baterai selama 5 tahun atau 200.000 km. Sementara garansi kendaraan berlaku selama 3 tahun atau 120.000 km, sesuai syarat dan ketentuan.
Komitmen DFSK di pasar Indonesia juga didukung fasilitas manufaktur PT Sokonindo Automobile di Cikande, Banten, yang mulai beroperasi pada 2017. Pabrik tersebut mengadopsi teknologi manufaktur modern dengan sekitar 90 persen proses produksi didukung sistem robotik. Teknologi ini digunakan untuk menjaga konsistensi kualitas sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.
Selain fasilitas produksi, DFSK juga memperkuat dukungan melalui jaringan dealer dan layanan purnajual untuk memastikan kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi selama kendaraan digunakan. Dalam ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026, DFSK turut menghadirkan berbagai program promo menarik untuk pembelian kendaraan listrik Gelora E dan DFSK E5 Plus.
Penawaran yang diberikan mencakup subsidi trade-in hingga Rp85 juta untuk DFSK Gelora E. Konsumen bisa mendapatkan subsidi Rp80 juta untuk varian Blind Van dan Rp85 juta untuk varian Minibus. Selain itu, DFSK juga memberikan gratis wall charger beserta biaya instalasi dengan panjang kabel hingga 5 meter.
Tak hanya itu, konsumen yang membeli kendaraan DFSK juga berkesempatan menikmati program perawatan berkala gratis. Untuk lini EC Series, layanan ini berlaku selama 5 tahun atau 200.000 kilometer, dengan maksimal 10 kali perawatan dasar.
Sementara itu, pembelian DFSK E5 Plus mendapatkan fasilitas perawatan berkala gratis selama 5 tahun atau 100.000 kilometer, dengan maksimal 10 kali perawatan dasar. Program ini sudah mencakup suku cadang dan biaya jasa. Seluruh penawaran tersebut berlaku selama PEVS 2026 dengan mengikuti syarat dan ketentuan yang ditetapkan DFSK.
Melalui emblem baru ini, DFSK ingin memperkuat identitas kendaraan komersial sekaligus mempertahankan komitmennya dalam menghadirkan solusi mobilitas yang mendukung kebutuhan bisnis di Indonesia.
DFSK menegaskan perubahan emblem hanya berlaku untuk kendaraan komersial dan tidak mengubah identitas utama merek. (Foto: Dok/Istimewa/DFSK)