Waspada Dampak Buruk Buka Puasa Pakai Gorengan!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Mar 2025, 03:00
thumbnail-author
Muhammad Hafiz
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi Puasa Ilustrasi Puasa (Baznas)

Ntvnews.id, Jakarta - Gorengan menjadi salah satu makanan favorit saat berbuka puasa karena teksturnya yang renyah dan rasanya yang gurih. Namun, apakah kebiasaan berbuka dengan gorengan sehat bagi tubuh?

Ternyata, konsumsi gorengan saat berbuka puasa dapat memberikan dampak negatif bagi kesehatan, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Berikut beberapa efek buruk yang perlu diwaspadai, dihimpun dari berbagai sumber, Jumat, 28 Februari 2025.

1. Meningkatkan Risiko Gangguan Pencernaan

Setelah berpuasa seharian, sistem pencernaan dalam kondisi istirahat. Memasukkan makanan berminyak seperti gorengan dapat membuat kerja lambung lebih berat, sehingga berisiko menyebabkan perut kembung, mulas, dan gangguan pencernaan lainnya.

Selain itu, minyak yang digunakan untuk menggoreng, terutama yang dipakai berulang kali, dapat menghasilkan senyawa berbahaya yang sulit dicerna tubuh.

Baca juga: Kenapa Dianjurkan Buka Puasa dengan Makanan dan Minuman Manis? Ini Alasannya

2. Memicu Kenaikan Berat Badan

Gorengan mengandung kalori tinggi akibat minyak yang diserap selama proses penggorengan. Jika dikonsumsi secara rutin saat berbuka puasa, asupan kalori yang berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas.

Apalagi, setelah berbuka, aktivitas fisik biasanya lebih sedikit, sehingga kalori yang masuk sulit terbakar dan akhirnya menumpuk sebagai lemak.

3. Meningkatkan Kolesterol dan Risiko Penyakit Jantung

Minyak yang digunakan untuk menggoreng, terutama minyak yang dipakai berulang kali, mengandung lemak trans dan lemak jenuh yang dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Kolesterol tinggi berisiko menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, yang pada akhirnya bisa memicu penyakit jantung dan stroke.

4. Memicu Lonjakan Gula Darah

Makanan berminyak seperti gorengan dapat menghambat penyerapan gula dalam tubuh, yang akhirnya menyebabkan kadar gula darah meningkat secara drastis setelah berbuka. Hal ini sangat berbahaya bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki risiko diabetes.

5. Menyebabkan Dehidrasi dan Rasa Haus Berlebihan

Kandungan minyak dalam gorengan dapat membuat tenggorokan terasa kering dan memicu rasa haus yang berlebihan. Padahal, setelah seharian berpuasa, tubuh membutuhkan cairan yang cukup untuk mengembalikan keseimbangan hidrasi.

Mengonsumsi gorengan justru dapat memperburuk kondisi tubuh yang kekurangan cairan.

Alternatif Sehat untuk Berbuka Puasa

Jika Anda ingin berbuka dengan makanan yang lebih sehat, cobalah menggantinya dengan:

  • Kurma: Sumber energi alami yang kaya akan serat dan gula alami.
  • Buah-buahan segar: Mengandung banyak air dan vitamin yang baik untuk tubuh.
  • Sup atau makanan berkuah: Lebih mudah dicerna oleh lambung dan membantu menjaga hidrasi.
  • Makanan panggang atau rebus: Pilihan lebih sehat dibandingkan gorengan.

Meskipun gorengan terasa nikmat saat berbuka puasa, konsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan hingga risiko penyakit kronis.

Oleh karena itu, sebaiknya batasi konsumsi gorengan dan pilih alternatif makanan yang lebih sehat untuk menjaga tubuh tetap bugar selama bulan Ramadhan.

Dengan mengurangi konsumsi gorengan saat berbuka, Anda bisa menjalani puasa dengan lebih sehat dan bertenaga!

x|close