Venezuela Tegaskan Tolak Pasukan Asing Hadir Usai AS Lancarkan Serangan Besar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jan 2026, 06:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
AS Lancarkan Agresi Militer ke Venezuela AS Lancarkan Agresi Militer ke Venezuela (X The Tradesman)

Ntvnews.id, Caracas - Pemerintah Venezuela menyatakan penolakan tegas terhadap kehadiran pasukan asing, sebagaimana disampaikan Menteri Pertahanan Vladimir Padrino setelah Amerika Serikat melancarkan serangan berskala besar ke negara tersebut.

“Venezuela yang merdeka, independen, dan berdaulat menolak dengan segenap kekuatan sejarahnya kehadiran pasukan asing ini yang selama ini hanya membawa kematian, penderitaan, dan kehancuran,” ujar Padrino, sebagaiman dikutip dari Ria Novasti, Minggu, 4 Januari 2026.

Padrino juga menyampaikan bahwa pihak berwenang Venezuela tengah mengumpulkan data terkait jumlah korban luka maupun korban meninggal akibat serangan tersebut.

Baca Juga: Trump Umumkan Pasukan AS Berhasil Tangkap Presiden Venezuela

“Menghadapi serangan keji dan pengecut yang mengancam perdamaian dan stabilitas kawasan ini, kami menyampaikan kecaman paling keras kepada komunitas internasional dan seluruh organisasi multilateral untuk mengutuk pemerintah Amerika Serikat atas pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam PBB dan hukum internasional,” lanjutnya.

Pernyataan Padrino itu disampaikan setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat telah melakukan serangan besar-besaran ke Venezuela, sekaligus mengklaim Presiden Nicolas Maduro dan istrinya telah ditangkap serta diterbangkan ke luar negeri.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu, 3 Januari 2026 mempublikasikan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro <b>(Istimewa)</b> Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu, 3 Januari 2026 mempublikasikan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro (Istimewa)

“Amerika Serikat telah berhasil melaksanakan serangan berskala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolas Maduro, yang bersama istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara tersebut,” tulis Trump melalui platform Truth Social.

Trump menyebut operasi tersebut dilakukan dengan melibatkan kerja sama aparat penegak hukum Amerika Serikat.

Ia juga menambahkan bahwa rincian lebih lanjut mengenai penangkapan Maduro akan diumumkan kemudian, serta mengungkapkan rencana menggelar konferensi pers pada pukul 11.00 waktu setempat di kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, Amerika Serikat.

HIGHLIGHT

x|close