Brasil Desak PBB Bertindak atas Operasi Militer AS di Venezuela

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jan 2026, 08:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva. ANTARA/Xinhua/Lucio Tavora/aa. Arsip foto - Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva. ANTARA/Xinhua/Lucio Tavora/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Brasilia - Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva pada Sabtu, 3 Januari 2026, menyerukan agar komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil langkah tegas menanggapi operasi militer Amerika Serikat di Venezuela.

"Melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa, komunitas internasional harus secara tegas merespons situasi ini," ujar Lula melalui platform X.

Menurutnya, serangan yang dilakukan AS merupakan pelanggaran serius terhadap kedaulatan Venezuela dan berpotensi menjadi preseden berbahaya bagi tatanan internasional.

“Menyerang sebuah negara adalah pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional, itu merupakan langkah pertama menuju dunia yang penuh kekerasan, kekacauan, dan ketidakstabilan," tegas Lula.

Baca Juga: Serangan AS Guncang Venezuela, Dampaknya hingga Caracas

Lula menilai bahwa dengan melakukan serangan ke Venezuela sekaligus menangkap kepala negara tersebut, Amerika Serikat telah "melampaui batas yang bisa diterima."

Ia juga menyampaikan kesiapan Brasil untuk berperan dalam memfasilitasi dialog guna meredakan krisis yang terjadi di Venezuela.

"Brasil mengutuk langkah-langkah [AS] itu dan siap mendorong jalur dialog dan kerja sama," lanjut Lula.

AS Lancarkan Agresi Militer ke Venezuela <b>(X The Tradesman)</b> AS Lancarkan Agresi Militer ke Venezuela (X The Tradesman)

Sebelumnya, media O Globo melaporkan bahwa Kementerian Luar Negeri Brasil menggelar rapat darurat pada Sabtu untuk membahas perkembangan situasi di Venezuela serta menghimpun informasi menyeluruh terkait operasi militer AS sebelum menyampaikan sikap resmi kepada publik.

Di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat, sejumlah ledakan keras dilaporkan terdengar di Caracas pada Sabtu. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap tebal di beberapa lokasi ibu kota Venezuela, disertai bunyi sirene serangan udara.

Sementara itu, melalui Truth Social, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pasukan Amerika telah melancarkan operasi militer di Venezuela dan mengklaim telah menangkap Presiden Nicolás Maduro.

HIGHLIGHT

x|close