Trump Sebut Maduro dan Istri Dibawa ke New York

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Jan 2026, 10:30
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. ANTARA/Anadolu/pri. Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. ANTARA/Anadolu/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa Presiden Venezuela Nicolas Maduro bersama istrinya kini berada di atas kapal perang USS Iwo Jima dan sedang dalam perjalanan menuju New York. Menurut Trump, Maduro sebelumnya diterbangkan menggunakan helikopter dari Venezuela ke kapal perang tersebut.

"Ya, Iwo Jima, mereka berada di atas kapal," ujar Trump dalam wawancara via telepon dengan Fox News, seperti dilansir dari Reuters, Minggu, 4 Januari 2026.

Trump menambahkan bahwa Maduro dan istrinya diberangkatkan dengan helikopter menuju kapal perang sebelum akhirnya dibawa ke Amerika Serikat.

"Mereka akan menuju New York. Helikopter membawa mereka keluar, dan mereka pergi dengan helikopter dalam penerbangan yang menyenangkan-saya yakin mereka menyukainya. Tapi mereka, mereka telah membunuh banyak orang, ingat itu," lanjutnya.

Baca Juga: Trump Klaim AS Ambil Alih Venezuela Usai Tangkap Presiden Maduro

Saat ditanya mengenai opsi atau jalan keluar yang ia tawarkan kepada Maduro, Trump menjawab, "Yah, pada dasarnya saya mengatakan, Anda harus menyerah. Anda harus tunduk."

Trump juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat berbicara langsung dengan Maduro sekitar sepekan sebelumnya. Ia menilai peristiwa tersebut memiliki makna simbolis yang besar. "Ini adalah simbol yang sangat penting, dan kami-saya telah berdiskusi. Saya sebenarnya berbicara dengannya sendiri, tetapi saya mengatakan, Anda harus menyerah. Anda harus tunduk," kata Trump.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu, 3 Januari 2026 mempublikasikan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro <b>(Istimewa)</b> Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu, 3 Januari 2026 mempublikasikan foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro (Istimewa)

Lebih lanjut, Trump menyatakan keyakinannya bahwa tidak ada warga negara Amerika Serikat yang tewas dalam operasi penangkapan tersebut. Meski demikian, ia mengakui ada sejumlah orang yang mengalami luka saat proses penangkapan di lokasi yang disebutnya dijaga sangat ketat.

"Saya rasa tidak ada yang tewas, harus saya katakan, karena beberapa orang terkena tembakan. Tetapi mereka kembali dan kondisi mereka cukup baik," ujar Trump.

Baca Juga: AS Lancarkan Agresi Militer ke Venezuela

Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu helikopter sempat terkena tembakan dalam operasi tersebut. Namun, Trump menegaskan seluruh armada berhasil kembali dengan selamat.

"Kami tidak kehilangan pesawat. Semuanya kembali. Salah satunya terkena tembakan cukup keras, sebuah helikopter, tetapi kami berhasil mendapatkannya kembali," tutup Trump.

HIGHLIGHT

x|close