Seskab Teddy Gelar Rapat Lintas Kementerian dan BUMN Bahas Pemulihan Pascabencana

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Jan 2026, 13:31
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melakukan pertemuan dengan sejumlah menteri, hingga Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu, 7 Januari 2026 malam. ANTARA/Instagram @Sekretariat.kabinet Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melakukan pertemuan dengan sejumlah menteri, hingga Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) di Kantor Sekretariat Kabinet, Rabu, 7 Januari 2026 malam. ANTARA/Instagram @Sekretariat.kabinet (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menggelar pertemuan dengan sejumlah menteri serta Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) untuk membahas penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Rapat tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat Kabinet pada Rabu, 7 Januari 2026, malam.

Dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026, Teddy menyampaikan bahwa pertemuan tersebut dihadiri Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, serta para direktur utama BUMN karya, yakni Waskita Karya, Adhi Karya, Wijaya Karya, Nindya Karya, Hutama Karya, Pembangunan Perumahan, dan Brantas Abipraya.

Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai agenda, termasuk laporan perkembangan pembangunan rumah hunian yang telah dikerjakan Danantara Indonesia bagi warga terdampak bencana.

"Dalam dua minggu ke depan rumah hunian di Aceh Utara, Aceh Pidie, Tapanuli Selatan, Tanah Datar, Padang Pariaman dan Agam akan jadi dan siap digunakan," ujar Teddy.

Baca Juga: Seskab Buka Ratas Dipimpin Presiden Bahas 600 Hunian Korban Banjir Aceh

Selain itu, bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Teddy menerima laporan mengenai upaya pembersihan serta pemulihan kembali fasilitas umum yang terdampak bencana, seperti jalan, rumah sakit, sekolah, pasokan air, dan perkantoran yang dilakukan secara masif dan cepat.

Ia juga menyampaikan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum tengah melanjutkan pembangunan rumah hunian di Aceh yang ditargetkan rampung pada awal Februari 2026.

Teddy menambahkan, pemerintah terus berkoordinasi dengan para bupati dan wali kota setempat untuk mengakomodasi beragam kebutuhan warga terdampak terkait hunian.

"Ada yang ingin disiapkan hunian, ada yang ingin memperbaiki sendiri, ada yang ingin pindah daerah mengikuti keluarganya yang lain dan lain sebagainya," katanya.

Menurut Teddy, pemerintah berkomitmen bergerak secepat mungkin dalam pembangunan hunian agar masyarakat terdampak dapat segera menempati tempat tinggal yang layak.

Baca Juga: Seskab: Pemerintah Bangun Lebih dari 1.000 Rumah Hunian di Tiga Provinsi

(Sumber: Antara) 

HIGHLIGHT

x|close