A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Fadli Zon: Film Indonesia Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri - Ntvnews.id

Fadli Zon: Film Indonesia Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jan 2026, 10:13
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Menteri Kebudayaan Fadli Zon (tengah) dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026. (ANTARA/Sinta Ambar) Menteri Kebudayaan Fadli Zon (tengah) dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026. (ANTARA/Sinta Ambar) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kementerian Kebudayaan mencatat jumlah penonton film Indonesia mencapai 80,270 juta orang, yang menurut Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menjadi pertanda bahwa film nasional telah menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

"Tahun lalu juga sekitar itu tapi di bawahnya sedikit, ya. Jadi, paling tidak penonton Indonesia stabil ini menunjukkan film Indonesia sudah menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Fadli Zon dalam taklimat media “Refleksi 2025, Kebijakan 2026” di Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026.

Beberapa film Indonesia juga meraih prestasi di berbagai festival internasional, sementara film animasi nasional mencetak rekor penonton tertinggi sepanjang sejarah perfilman Tanah Air. Film "Pangku" menorehkan prestasi pada ajang Busan International Film Festival, sementara animasi "Jumbo" menjadi film terlaris di dalam negeri tahun lalu.

"Film Indonesia sekarang ini selalu hadir dalam berbagai festival film internasional," kata Fadli Zon.

Baca Juga: Netizen Malaysia Serukan Boikot Film Indonesia Gegara Film Mereka Gak Laku

Kementerian Kebudayaan terus mendukung ekosistem perfilman melalui fasilitasi festival, pasar film, dan penguatan manajemen talenta. Menteri Fadli Zon menyampaikan bahwa kementeriannya memberikan dukungan bagi para sineas dan pelaku seni tradisi dalam festival film internasional melalui fasilitasi dan bentuk dukungan lainnya.

Dukungan ini bertujuan memperkuat jejaring, mempromosikan karya, dan memperkokoh posisi Indonesia di kancah perfilman dunia.

Minat masyarakat menonton film di bioskop yang masih tinggi, menurut Fadli Zon, menjadi faktor penting bagi ekonomi budaya Indonesia dan mendukung keberlangsungan ekosistem perfilman.

Fadli Zon juga menegaskan komitmen untuk memastikan akses kebudayaan yang inklusif bagi seluruh warga negara, sejalan dengan prinsip no one left behind, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta memperkuat peran generasi muda sebagai aktor utama masa depan kebudayaan Indonesia.

"Kita membutuhkan fondasi yang tidak hanya kuat secara ekonomi dan teknologi, tapi, juga kokoh secara kultural untuk masa depan bangsa,” kata dia.

Baca Juga: Busan International Film Festival 2025 Resmi Dibuka, Enam Film Indonesia Ikut Tayang

(Sumber: Antara) 

x|close