Terpopuler: Pembiayaan Utang 2025 Tembus Rp736 T, AS Mundur dari 66 Organisasi Internasional

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jan 2026, 06:00
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi pembiayaan utang sepanjang 2025 mencapai Rp736,3 triliun atau setara 94,9 persen dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi pembiayaan utang sepanjang 2025 mencapai Rp736,3 triliun atau setara 94,9 persen dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Penasaran dengan berita apa saja yang paling banyak menyita perhatian publik di NTVNews.id? Berikut adalah lima berita terpopuler berhasil jadi sorotan pembaca pada Kamis, 8 Januari 2026 kemarin.

Mulai dari pembiayaan utang 2025 tembus Rp736 T hingga AS mundur dari 66 organisasi internasional, semuanya terangkum dalam daftar.

1. Pembiayaan Utang 2025 Tembus Rp736 T, Hampir 95 Persen dari Target APBN

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi pembiayaan utang sepanjang 2025 mencapai Rp736,3 triliun atau setara 94,9 persen dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.  <b>(Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)</b> Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi pembiayaan utang sepanjang 2025 mencapai Rp736,3 triliun atau setara 94,9 persen dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi pembiayaan utang sepanjang 2025 mencapai Rp736,3 triliun atau setara 94,9 persen dari target dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Baca selengkapnya di sini.

2. Raih Rekor Dunia! Rizki Juniansyah Naik Pangkat Jadi Kapten

Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan lifter Rizki Juniansyah (kanan) dan pemanah Diananda Choirunnisa saat pelepasan Kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/12/2025). Presiden Prabowo Subianto secara  <b>(Antara)</b> Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbincang dengan lifter Rizki Juniansyah (kanan) dan pemanah Diananda Choirunnisa saat pelepasan Kontingen Indonesia pada SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/12/2025). Presiden Prabowo Subianto secara (Antara)

Atlet Angkat Besi, Rizki Juliansyah mendapatkan kenaikan dua pangkat lebih tinggi di TNI menjadi kapten setelah memecahkan rekor dunia di SEA Games 2025.

Baca selengkapnya di sini.

3. Anggaran MBG 2025 Terserap 72,5 Persen dari Pagu Rp71 Triliun

Siswi SMK Negeri 1 Jakarta menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pertama kalinya pada Kamis, 8 Januari 2026, setelah libur semester. ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari. <b>(Antara)</b> Siswi SMK Negeri 1 Jakarta menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk pertama kalinya pada Kamis, 8 Januari 2026, setelah libur semester. ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari. (Antara)

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menyerap anggaran sebesar Rp51,5 triliun per 31 Desember 2025.

Baca selengkapnya di sini.

4. Prabowo: Bonus Atlet Bukan Upah, Tapi Penghargaan Atas Keringat

Presiden Prabowo Subianto memberikan bonus secara simbolik kepada perwakilan atlet peraih medali SEA Games Thailand 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2025).  <b>(ANTARA/Genta Tenri Mawangi.)</b> Presiden Prabowo Subianto memberikan bonus secara simbolik kepada perwakilan atlet peraih medali SEA Games Thailand 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2025). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi.)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa bonus yang diberikan negara kepada atlet SEA Games 2025 bukanlah upah, melainkan bentuk penghargaan atas pengorbanan dan perjuangan mereka. Hal itu disampaikan Presiden dalam pidatonya di Istana Negara, Kamis, Kamis, 8 Januari 2025.

Baca selengkapnya di sini.

5. Indonesia Prihatin, AS Mundur dari 66 Organisasi Internasional

Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang dalam taklimat media di Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026. (ANTARA/Cindy Frishanti) <b>(Antara)</b> Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang dalam taklimat media di Jakarta, Kamis, 8 Januari 2026. (ANTARA/Cindy Frishanti) (Antara)

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan keprihatinannya atas keputusan Amerika Serikat (AS) menarik diri dari 66 organisasi internasional, karena langkah tersebut dinilai berpotensi melemahkan dan menekan sistem multilateralisme global.

Baca selengkapnya di sini.

x|close