Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan akan memberhentikan Djaka Budhi Utama dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai bila terbukti menerima suap dalam kasus Blueray Cargo milik terdakwa John Field.
Purbaya menegaskan dirinya tidak akan ikut campur dalam proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan.
Namun, ia memastikan akan mengambil langkah tegas bila persidangan membuktikan adanya keterlibatan anak buahnya tersebut.
"Kalau persidangan, saya nggak akan ikut campur. Saya lihat saja seperti apa hasilnya. Kalau terbukti harusnya iya (dicopot),” ucap Purbaya, Kamis 21 Mei 2026.
Baca juga: Respons Purbaya soal Permintaan Prabowo yang Minta Copot Pimpinan Bea Cukai jika Tak Becus
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk mencopot pimpinan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai apabila tidak mampu menjalankan tugas dengan baik.
“Menteri Keuangan, kalau pimpinan Bea Cukai tidak mampu, segera diganti,” ucap Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo mengatakan rakyat menginginkan pemerintahan yang bergerak cepat dan tidak bekerja santai.
Ia menilai pemerintah harus memiliki semangat kerja yang sigap dalam menghadapi berbagai persoalan.
Baca juga: Prabowo ke Purbaya: Kalau Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu, Segera Ganti
“Bangsa dan rakyat menuntut pekerjaan yang cepat jangan kita jadi pemerintah yang santai, pemerintah yang leha-leha,” lanjutnya.
Menurutnya, pola pikir birokrasi harus diubah menjadi lebih proaktif dan berorientasi pada solusi. Ia pun mengingatkan seluruh jajaran pemerintah agar tidak menunda pekerjaan.
“kita harus jadi pemerintah yang didorong oleh engkek kumaha, bukan kumaha engkek” tandasnya.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan akan memberhentikan Djaka Budhi Utama dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal Bea dan Cukai bila terbukti menerima suap dalam kasus Blueray Cargo milik terdakwa John Field. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)