Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) bergerak datar pada perdagangan Selasa 7 Juli 2026.
Adapun mata uang Garuda tercatat berada di level Rp17.995 per dolar AS, atau tidak berubah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pergerakan rupiah cenderung stagnan meski indeks dolar AS mengalami pelemahan.
Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan sentimen domestik yang masih belum cukup kuat untuk mendorong penguatan rupiah.
"Rupiah bergerak relatif datar walau indeks dolar AS sendiri mengalami penurunan dan data cadangan devisa menunjukkan kenaikan, mencerminkan sentimen domestik yg masih lemah," ucap Lukman, Selasa 7 Juli 2026.
Baca juga: Rupiah Awal Pekan Melemah Dekati Level Rp18 Ribu per Dolar AS
Baca juga: Rupiah Jumat Menguat ke Level Rp17.950 per Dolar AS
Lebih lanjut, ia menjelaskan pelaku pasar saat ini masih memilih bersikap wait and see sembari menantikan sejumlah data ekonomi domestik yang akan dirilis dalam waktu dekat.
Selain itu, investor juga menaruh perhatian pada risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang dijadwalkan terbit pada Rabu waktu setempat.
"Adapun investor masih cenderung wait and see menantikan beberapa data ekonomi domestik dan risalah pertemuan FOMC besok," tandasnya.
Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj. (Antara)