Ntvnews.id, Jakarta - Nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu, 11 Agustus 2026.
Adapun rupiah melemah 8 poin atau 0,04 persen ke level Rp17.869 per dolar AS.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan pergerakan rupiah akan cenderung konsolidatif di tengah perkembangan geopolitik di Timur Tengah yang masih memberikan sinyal beragam.
"Rupiah diperkirakan bergerak konsolidatif di tengah perkembangan geopolitik di Timur Tengah yang masih memberikan sinyal beragam. Laporan dari Pakistan mengindikasikan bahwa proses menuju kesepakatan damai kembali menunjukkan perkembangan positif, sementara Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan dibuka sebelum sejumlah persyaratan terpenuhi," ucap Lukman kepada Ntvnews.id, Rabu 11 Agustus 2026.
Baca juga: Rupiah Melemah ke Rp17.795 per Dolar AS Seiring Meningkatnya Ketegangan Timur Tengah
Baca juga: Rupiah Senin Menguat ke Level Rp17.810 per Dolar AS
Selain itu, investor cenderung mengambil sikap wait and see. Pelaku pasar mencermati rilis data inflasi AS yang dijadwalkan pada malam hari serta pengumuman MSCI.
"Di sisi lain, investor cenderung bersikap wait and see menjelang rilis data inflasi AS malam ini dan pengumuman MSCI," ungkapnya.
Adapun nilai tukar rupiah pada hari ini diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.750 hingga Rp17.900 per dolar AS.
Ilustrasi - Pemerintah tengah menyiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Harga Rupiah (Redenominasi), dengan target rampung pada 2027. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay) (Antara)