Joysparks Group Resmi Diluncurkan, Target Operasikan 10 Gerai hingga Akhir 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Agu 2026, 20:51
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Kiri ke kanan, Deddy Wongso, selaku Finance Director of Joysparks Group, Lidya Kartawidjaja, selaku Department Store Director of STAR Department Store, Meshvara Kanjaya, selaku Supermarket Director of Happy Harvest, Andi Yuktipada, selaku Bookstore Director of Lintas Bookstore Kiri ke kanan, Deddy Wongso, selaku Finance Director of Joysparks Group, Lidya Kartawidjaja, selaku Department Store Director of STAR Department Store, Meshvara Kanjaya, selaku Supermarket Director of Happy Harvest, Andi Yuktipada, selaku Bookstore Director of Lintas Bookstore (NTV Dedi)

Ntvnews.id, Jakarta - PT Star Maju Sentosa resmi meluncurkan Joysparks Group sebagai identitas korporasi baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis ritelnya. Bersamaan dengan peluncuran tersebut, perusahaan menyiapkan investasi sebesar Rp150 miliar hingga Rp200 miliar per tahun untuk mendukung ekspansi agresif dalam dua tahun mendatang.

Finance Director Joysparks Group Deddy Wongso mengatakan, transformasi menjadi Joysparks Group merupakan langkah strategis untuk menyatukan seluruh lini bisnis perusahaan dalam satu ekosistem ritel yang terintegrasi.

Hingga akhir 2026, Joysparks Group menargetkan mengoperasikan 10 gerai yang terdiri atas empat Star Department Store, lima Happy Harvest Supermarket, dan satu Lintas Bookstore. Jumlah tersebut bahkan ditargetkan meningkat hingga dua kali lipat dalam kurun dua sampai tiga tahun ke depan.

"Untuk saat ini kami sudah mengalokasikan investasi di kisaran Rp150 miliar sampai Rp200 miliar per tahun. Pada akhir tahun ini total akan ada 10 gerai yang kami operasikan dari seluruh lini bisnis," ujar Deddy dalam konferensi pers peluncuran Joysparks Group di Serpong, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, strategi perusahaan tetap bertumpu pada kekuatan ritel offline meskipun tren digital terus berkembang. Joysparks menilai pusat perbelanjaan masih menjadi destinasi yang diminati masyarakat Indonesia karena menawarkan pengalaman sosial dan hiburan yang tidak dapat sepenuhnya digantikan platform daring.

Sebagai pembeda, Joysparks membangun ekosistem loyalitas terpadu yang menghubungkan seluruh unit bisnis. Dengan sistem tersebut, pelanggan dapat memperoleh manfaat lintas gerai mulai dari supermarket, department store hingga bookstore.

"Kami bukan hanya mengumpulkan beberapa bisnis ritel dalam satu grup, tetapi membangun ekosistem yang saling terhubung sehingga pelanggan mendapatkan manfaat secara keseluruhan," kata Deddy.

Ekspansi terbaru akan diwujudkan melalui pembukaan Star Department Store dan Happy Harvest Supermarket di Bogor Great Mall yang saat ini masih dalam tahap pembangunan. Kehadiran gerai baru tersebut menjadi langkah awal perusahaan untuk memperluas jangkauan di luar jaringan pusat perbelanjaan Summarecon.

Di lini department store, Star Department Store yang telah beroperasi sejak 2007 terus beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen. Department Store Director Star Department Store Lidya Kartawidjaja menjelaskan, pelanggan kini tidak hanya mencari produk, tetapi juga pengalaman berbelanja yang lebih personal dan interaktif.

Baca Juga: Summarecon Catat Penjualan Rp5,53 Triliun pada 2025, Lampaui Target Tahunan

Karena itu, Star Department Store rutin menggelar berbagai aktivitas komunitas mulai dari kelas yoga, workshop kreatif, kompetisi menyanyi hingga program sosial bersama Yayasan Kanker Payudara Indonesia. Selain itu, perusahaan juga terus mengembangkan berbagai private brand untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

Sementara itu, Happy Harvest Supermarket yang baru beroperasi sejak 2024 mengandalkan pendekatan berbasis pengalaman pelanggan dan dukungan terhadap produk lokal. Supermarket tersebut menghadirkan 46 varian kopi Nusantara, program komunitas catur anak, kompetisi memasak KoMuNu (Koki Muda Nusantara), hingga program interaktif seperti Lelang Buah.

Supermarket Director Happy Harvest Meshvara Kanjaya mengatakan pihaknya ingin menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih menyenangkan dibanding sekadar menawarkan diskon.

"Kami tidak bisa hanya bersaing lewat harga. Yang kami lakukan adalah menghadirkan pengalaman dan aktivitas yang membuat pelanggan ingin kembali datang," ujarnya.

Di sisi lain, Joysparks Group juga memperluas bisnisnya ke sektor literasi melalui peluncuran Lintas Bookstore. Gerai pertama dijadwalkan hadir di Summarecon Mall Kelapa Gading sebelum akhir tahun 2026.

Bookstore Director Lintas Bookstore Andi Yuktipada menilai rendahnya tingkat literasi nasional justru menjadi peluang sekaligus alasan untuk tetap berinvestasi di industri buku yang selama ini dianggap mengalami penurunan.

Berbeda dari toko buku konvensional, Lintas Bookstore akan mengusung konsep "International Lifestyle Bookstore" yang menggabungkan koleksi buku dengan produk gaya hidup, stationery premium, vinyl, hingga ruang komunitas.

"Kami melihat toko buku tidak mati, tetapi berubah bentuk. Karena itu kami ingin menghadirkan toko buku yang menjadi bagian dari gaya hidup dan komunitas pembacanya," kata Andi.

Melalui strategi ekspansi, penguatan ekosistem loyalitas, serta pengembangan pengalaman pelanggan di setiap lini bisnis, Joysparks Group optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan di tengah tantangan industri ritel nasional dan memperkuat posisinya sebagai pemain ritel terintegrasi di Indonesia.

HIGHLIGHT

x|close