Menhub Siapkan Pagu Anggaran 2027 untuk Perluasan Jalur Kereta Api

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Sep 2026, 12:05
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjawab pertanyaan awak media ditemui usai Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (1/9/2026). Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menjawab pertanyaan awak media ditemui usai Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (1/9/2026). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Pengembangan jaringan perkeretaapian bakal menjadi salah satu fokus utama penggunaan anggaran Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada tahun 2027. Langkah ini diambil untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendongkrak kualitas layanan transportasi publik nasional.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa Kemenhub memperoleh pagu anggaran 2027 sebesar Rp32,93 triliun. Angka ini mencakup penambahan sekitar Rp4 triliun dari pagu indikatif awal sebesar Rp28 triliun.

"Dari kebutuhan kita, itu kan semula ditentukan pagunya diawal Rp28 triliun, kemudian ada penambahan sekitar Rp4 triliun. Kebanyakan dari angka tersebut adalah untuk keselamatan (transportasi) kemudian juga memang fokus di (pengembangan jaringan) kereta api," ujar Menhub usai menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (1/9).

Sebagian alokasi dana tersebut diarahkan untuk menjamin aspek keselamatan transportasi dan mendukung program prioritas nasional yang berkelanjutan. Dalam tataran operasional, Kemenhub membidik perluasan jaringan menuju Sukabumi serta elektrifikasi jalur kereta hingga Cikampek demi menyokong mobilitas masyarakat di kawasan Jabodetabek.
 

Selain itu, Kemenhub juga akan melanjutkan peningkatan sistem kelistrikan pada jalur Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung. Langkah strategis ini disiapkan untuk mendongkrak kapasitas serta daya tampung penumpang di kawasan perkotaan.

"Kita akan memaksimalkan penggunaan anggaran tersebut. Jadi, termasuk yang tadi disampaikan untuk pengembangan jaringan kereta yang sampai Sukabumi dan juga elektrifikasi sampai Cikampek. Kemudian elektrifikasi Tanah Abang-Rangkasbitung," jelas Dudy.

Meski belum membeberkan secara rinci detail teknis proyek yang berjalan saat ini, pengalokasian anggaran tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Jawa Tengah bulan lalu, Presiden menginstruksikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Kemenhub untuk menggarap jalur kereta Trans-Sumatra dan Trans-Kalimantan.

"Habis Trans Sumatra, nanti Trans Kalimantan. Kalau bisa bersamaan, kita mulai," kata Prabowo.
 

Jaringan Trans-Sumatra nantinya diproyeksikan membentang dari titik terselatan di Bakauheni, Lampung, hingga menembus wilayah paling utara Pulau Sumatra. Proyek ambisius ini ditargetkan menjadi prioritas utama yang harus direalisasikan oleh Kemenhub bersama PT KAI.
 
(Sumber: Antara)
 

HIGHLIGHT

x|close