Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun untuk Bantuan Beras hingga Desember 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Sep 2026, 18:15
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pada awak media dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Perekonomian RI, Jakarta, Selasa, 8 September 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangan pada awak media dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Perekonomian RI, Jakarta, Selasa, 8 September 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp17 triliun untuk melanjutkan program bantuan beras bagi 33,2 juta keluarga miskin atau kurang mampu pada tiga bulan terakhir 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa anggaran tersebut dialokasikan untuk penyaluran bantuan beras selama kuartal IV atau Q4 tahun 2026.

“Anggarannya sekitar Rp17 triliun (untuk bantuan beras selama tiga bulan),” kata Menko Airlangga dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa, 8 September 2026.

Program bantuan tersebut akan dilanjutkan pada Oktober, November, dan Desember 2026. Penerimanya merupakan keluarga yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4 dengan jumlah sekitar 33,2 juta keluarga.

Baca JugaZulhas: 380 Ribu Ton Beras Mutu Menurun Akan Diolah Menjadi Tepung

Setiap keluarga akan memperoleh bantuan sebanyak 10 kilogram beras setiap bulan selama periode tersebut.

Airlangga mengatakan kebijakan itu merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah mempersiapkan berbagai program bantuan bagi masyarakat.

Sementara itu, penyaluran bantuan beras tahap kedua yang ditargetkan selesai pada September 2026 menggunakan mekanisme rapel. Dengan skema tersebut, penerima mendapatkan bantuan sebanyak 30 kilogram sekaligus pada bulan ini.

“Ya jumlahnya tetap per kuartal 30 kilogram dan biasanya paketnya 10 (kilogram). Tetapi kemarin dari Menko Pangan (Zulkifli Hasan) mengusulkan supaya paketnya dijadikan satu di 30 kilogram. Nanti itu tentu teknisnya dari Bulog, jadi bisa juga disekaliguskan (penyalurannya),” ujar Menko Airlangga.

Baca JugaHadapi El Nino, Pemerintah Lanjutkan Bantuan Beras hingga Desember

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah meminta jajaran menteri menyiapkan sejumlah program bantuan bagi masyarakat dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 7 September 2026.

Salah satu program yang diminta untuk diteruskan adalah bantuan beras hingga tiga bulan terakhir tahun 2026.

“Arahan Bapak Presiden itu (bantuan beras) dilanjutkan di bulan-bulan selanjutnya, yaitu Oktober, November, dan Desember,” kata Airlangga saat jumpa pers menjelaskan isi ratas di Istana Kepresidenan Jakarta.

Selain kelanjutan bantuan beras, Airlangga mengatakan Presiden Prabowo juga memberikan sejumlah instruksi terkait kesiapan pemerintah dalam menghadapi fenomena El Nino.

(Sumber: Antara)

x|close