Purbaya Bantah Jual Beli Jabatan di Kemenkeu: Itu Rumor Aja

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Sep 2026, 15:27
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu adanya praktik jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).  Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu adanya praktik jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu adanya praktik jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). 

Bendahara Negara itu menegaskan proses rotasi dan mutasi pejabat dilakukan secara profesional.

Purbaya mengatakan rotasi dan mutasi merupakan bagian normal dari penyegaran organisasi. 

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan untuk memberikan kesempatan kepada pegawai yang dinilai baik untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar.

"Organisasi yang sehat tidak boleh statis. Kita perlu melakukan penyegaran, kita perlu memberikan kesempatan kepada orang-orang yang baik untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar," ucap Purbaya, Kamis 10 September 2026.

Baca juga: Purbaya soal Tambahan Anggaran IKN Rp15,8 T: Saya Lihat Dulu

Lebih lanjut, ia menegaskan Kemenkeu perlu menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat sesuai dengan tantangan yang dihadapi organisasi.

"Kita juga perlu menempatkan orang yang tepat, pada posisi yang tepat, sesuai dengan tantangan yang kita hadapi," lanjutnya.

Menurut Purbaya, rotasi dan mutasi bukan merupakan tujuan akhir. Hal yang lebih penting adalah perubahan dan kinerja setelah seorang pejabat menempati posisi baru.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga menanggapi isu yang beredar di media sosial terkait dugaan adanya setoran Rp100 miliar untuk mendapatkan posisi tertentu di Kemenkeu.

Ia mengaku bingung dengan sumber munculnya isu tersebut dan menegaskan informasi itu tidak benar.

"Tapi dalam hal mutasi ini ada itu, Pak Sekjen di TikTok. Katanya Pak Purbaya ngumpulin uang Rp100 miliar, ke posisi-posisi tertentu," ungkap Purbaya.

Baca juga: Purbaya Kejar Potensi Pajak Perdagangan Emas Gelap, Pembelinya Bakal Ditelusuri

"Saya bingung dari mana isu itu keluar. Jangan-jangan Pak Sekjen ngumpulin sendiri. Habis saya tanya dia, nggak ada katanya. Itu rumor aja," lanjutnya.

Purbaya memastikan proses pengangkatan maupun promosi pejabat dilakukan secara profesional dan tidak hanya berdasarkan keputusan dirinya sebagai Menteri Keuangan.

"Jadi ini betul-betul profesional. Jadi yang menaikkan bukan saya sendiri, ada yang mengusul," tandasnya.

x|close