IHSG Rabu Dibuka Melemah di Bawah Level 5.000

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Nov 2026, 10:47
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Pengunjung melintas di samping layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (7/8/2026). Ilustrasi - Pengunjung melintas di samping layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (7/8/2026). (Antara)


Ntvnews.id
, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih bergerak di zona merah pada perdagangan Rabu, 4 November 2026.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG dibuka pada level 4.856. Hingga pukul 10.27 WIB, IHSG melemah 44,309 poin atau 0,90 persen ke level 4.859.

Sepanjang perdagangan pagi, indeks sempat menyentuh level tertinggi 4.901 dan level terendah 4.824.

Tekanan jual masih mendominasi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca Juga: Proyeksi IHSG Rabu 4 November 2026 dan Rekomendasi Saham, Ada DEWA dan MDKA

Tercatat sebanyak 538 saham bergerak melemah, sementara 104 saham menguat dan 66 saham lainnya tidak mengalami perubahan.

Adapun total volume perdagangan mencapai 11,891 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp4,021 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 538.786 kali.

Sementara itu, kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat sebesar Rp8.565,046 triliun.

Hal tersebut seiring dengan proyeksi MNC Sekuritas dalam kajiannya menyebut IHSG berpotensi melanjutkan koreksi menuju area 4.763-4.845.

"Posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v] sehingga dapat dicermati area koreksi berikutnya pada rentang 4.763-4.845," tulis MNC Sekuritas dalam risetnya.

Baca juga: IHSG Ambruk ke Bawah 5.000, Ini Penjelasan Bos OJK

Meski demikian, masih ada kemungkinan adanya peluang technical rebound atau penguatan teknikal pada IHSG. Indeks diperkirakan berpeluang menguat sementara ke rentang 4.908-4.914.

Adapun level support IHSG pada 4.847 dan 4.763. Sementara itu, level resistance berada di 5.143 dan 5.247.

Baca Juga: IHSG Ambruk ke Bawah 5.000, Ini Penjelasan Bos OJK