Ntvnews.id, Washington DC - Bill Gates, pendiri Microsoft, menyatakan bahwa dalam dekade mendatang, kemajuan kecerdasan buatan (AI) akan membuat manusia tidak lagi diperlukan untuk banyak hal di dunia.
Ia mengungkapkan hal ini dalam wawancara dengan komedian Jimmy Fallon di The Tonight Show. Meskipun saat ini masih ada beberapa bidang di mana keterampilan manusia dibutuhkan, seperti dalam profesi guru atau dokter yang luar biasa, Gates yakin bahwa AI akan menggantikan banyak peran tersebut.
"Namun dengan hadirnya AI, dalam dekade berikutnya, hal-hal seperti nasihat medis terbaik dan bimbingan belajar hebat akan menjadi hal yang umum dan tersedia secara gratis," ujar Gates, dikutip dari NY Post, Rabu, 2 April 2025.
Dengan kata lain, menurut Gates, dunia akan memasuki era baru yang ia sebut sebagai "kecerdasan gratis" berkat berkembangnya AI. Perkembangan pesat teknologi ini diprediksi akan mempengaruhi hampir semua aspek kehidupan, mulai dari perbaikan dalam dunia medis dan diagnosis hingga hadirnya tutor AI dan asisten virtual yang tersedia secara luas.
Baca Juga: BPK Luncurkan Artificial Intelligence For Data Analytics, Apa Itu?
"Ini sangat mendalam dan sedikit menakutkan karena terjadi sangat cepat dan tanpa batas," kata Gates.
Perdebatan tentang peran manusia dalam masa depan yang digerakkan oleh AI masih berlanjut. Beberapa ahli berpendapat bahwa AI akan membantu manusia bekerja lebih efisien daripada menggantikan mereka, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Di sisi lain, CEO Microsoft AI, Mustafa Suleyman, mengatakan bahwa kemajuan teknologi dalam beberapa tahun mendatang akan mengubah sebagian besar pekerjaan di hampir semua sektor.
"Alat-alat ini akan menambah kecerdasan manusia untuk sementara waktu," tulis Suleyman dalam bukunya The Coming Wave yang diterbitkan pada 2023.
"Alat-alat ini akan membuat kita lebih cerdas dan efisien untuk sementara waktu, dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang besar, tetapi pada akhirnya alat-alat ini memang akan menggantikan tenaga kerja," jelasnya.
Baca Juga: Pembekalan Calon Menteri Prabowo Singgung-singgung Artificial Intelligence
Gates sendiri tetap optimistis mengenai manfaat besar yang dapat diberikan AI bagi umat manusia, seperti pengobatan terobosan untuk penyakit mematikan, solusi inovatif untuk perubahan iklim, dan pendidikan berkualitas tinggi untuk semua orang.
Saat berbicara dengan Fallon, Gates kembali menegaskan pandangannya bahwa meskipun banyak profesi akan digantikan oleh AI, beberapa jenis pekerjaan kemungkinan besar tidak akan pernah sepenuhnya tergantikan, seperti profesi yang melibatkan hiburan manusia, contohnya orang mungkin tidak ingin melihat mesin bermain bisbol.
Gates sudah memprediksi potensi AI bertahun-tahun lalu. Pada tahun 2017, ia menyebutkan hal ini dalam kuliahnya di Universitas Columbia. Ia merujuk pada pencapaian besar AI melalui program komputer dari lab DeepMind Google yang berhasil mengalahkan manusia dalam permainan Go, meskipun teknologi AI saat itu masih jauh dari kecanggihan seperti teks generatif yang digunakan dalam ChatGPT.