A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Terungkap Alasan Trump Kenakan Indonesia Tarif Dagang 32% - Ntvnews.id

Terungkap Alasan Trump Kenakan Indonesia Tarif Dagang 32%

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Apr 2025, 09:20
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Presiden Donald Trump meluncurkan tarif minimum 10 persen untuk sebagian besar barang yang diimpor ke Amerika Serikat dan bea masuk lebih tinggi pada produk dari puluhan negara. Presiden Donald Trump meluncurkan tarif minimum 10 persen untuk sebagian besar barang yang diimpor ke Amerika Serikat dan bea masuk lebih tinggi pada produk dari puluhan negara.

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberlakukan tarif sebesar 32 persen terhadap barang asal Indonesia yang masuk ke AS. Kebijakan ini disebut sebagai tindakan timbal balik, karena Indonesia juga menerapkan tarif terhadap barang-barang AS yang masuk ke Tanah Air.

Mengutip situs resmi Gedung Putih, Jumat, 4 April 2025, Trump menyoroti tarif yang dikenakan Indonesia terhadap produk etanol asal AS, yaitu sebesar 30 persen. Ia membandingkan bahwa AS hanya mengenakan tarif 2,5 persen untuk produk serupa.

Selain itu, Trump juga mempermasalahkan kebijakan nontarif yang diterapkan Indonesia. Ia menyoroti kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di berbagai sektor, sistem perizinan impor yang dinilai rumit, serta kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mewajibkan perusahaan sumber daya alam untuk menyimpan pendapatan ekspor di rekening dalam negeri.

"Indonesia menerapkan persyaratan konten lokal di berbagai sektor, rezim perizinan impor yang kompleks, dan mulai tahun ini akan mengharuskan perusahaan sumber daya alam untuk memindahkan semua pendapatan ekspor ke dalam negeri untuk transaksi senilai USD 250.000 atau lebih," kata Trump.

Baca Juga: Trump Terapkan Tarif Impor 32 Persen ke Indonesia, Apa Dampaknya ke Ekonomi RI?

Sebelumnya, Trump telah mengumumkan kebijakan tarif timbal balik, dengan alasan bahwa barang-barang AS selama ini dikenai tarif yang tidak adil oleh berbagai negara. Oleh karena itu, ia menilai sudah saatnya AS menerapkan tarif yang setara.

"Ini adalah deklarasi kemerdekaan ekonomi kami," ujar Trump saat mengumumkan kebijakan tersebut, seperti dikutip dari BBC.

Trump menjelaskan bahwa dana yang diperoleh dari tarif baru ini akan digunakan untuk mengurangi pajak warga AS serta membantu membayar utang negara. Ia juga menampilkan bagan berjudul "Tarif Timbal Balik", yang berisi daftar negara, besaran tarif yang dikenakan negara-negara tersebut terhadap barang asal AS, serta tarif balasan yang diterapkan AS.

Menurut Trump, Indonesia mengenakan tarif sebesar 64 persen terhadap produk asal AS, sehingga AS kini menerapkan tarif sebesar 32 persen untuk barang-barang dari Indonesia yang masuk ke negaranya.

Baca Juga: Trump Resmi Umumkan kenaikan Tarif Impor, Indonesia Kena 32 Persen

"Mereka mengenakan biaya kepada kami, kami mengenakan biaya kepada mereka. Bagaimana mungkin ada orang yang marah?" katanya seperti dilansir BBC.

Trump menegaskan bahwa ia hanya memberlakukan tarif setengah dari yang dikenakan berbagai negara terhadap produk AS. Ia mengaku bisa saja menerapkan tarif yang sama, tetapi memilih untuk tidak melakukannya.

"Jadi, tarif tersebut tidak akan berlaku secara timbal balik. Saya bisa saja melakukan itu, ya, tetapi akan sulit bagi banyak negara. Kami tidak ingin melakukan itu," ungkap Trump, seraya menambahkan bahwa dalam perdagangan, terkadang sekutu justru bertindak lebih buruk dibandingkan pesaing.

x|close