Ntvnews.id, Jakarta - OpenAI resmi mengumumkan kehadiran fitur baru bernama ChatGPT Health yang dirancang sebagai ruang khusus bagi pengguna untuk membahas berbagai topik seputar kesehatan dan kebugaran bersama ChatGPT.
Dilansir dari Tech Crunch pada Jumat, 9 Januari 2026, OpenAI menjelaskan bahwa ChatGPT Health dibuat untuk memisahkan percakapan kesehatan dari obrolan umum pengguna. Dengan pemisahan tersebut, konteks kesehatan tidak akan tercampur atau terbawa ke interaksi lain di luar ruang khusus tersebut.
Sistem juga akan secara otomatis mendorong pengguna untuk memindahkan percakapan ke ruang Health apabila pembahasan mengenai kesehatan muncul di luar kanal yang telah ditentukan.
OpenAI mencatat, setiap pekan lebih dari 230 juta pengguna memanfaatkan ChatGPT untuk mengajukan pertanyaan terkait kesehatan dan kebugaran, sehingga dibutuhkan ruang khusus yang lebih terfokus.
Baca Juga: Langganan ChatGPT di Indonesia Kena Pajak 11 Persen
Melalui ChatGPT Health, sistem dapat menggunakan konteks dari percakapan sebelumnya, seperti riwayat aktivitas olahraga atau target kebugaran pengguna, guna menyajikan jawaban yang lebih relevan dan personal.
Fitur ini juga mendukung integrasi dengan data pribadi maupun catatan dari aplikasi kesehatan pihak ketiga, termasuk Apple Health, Function, dan MyFitnessPal. OpenAI menegaskan bahwa seluruh percakapan di dalam ChatGPT Health tidak digunakan untuk melatih model kecerdasan buatan mereka.
CEO of Applications OpenAI Fidji Simo dalam unggahan blog perusahaan menyebut ChatGPT Health sebagai respons terhadap berbagai tantangan di sektor layanan kesehatan, mulai dari tingginya biaya layanan, keterbatasan akses, padatnya jadwal dokter, hingga minimnya kesinambungan perawatan pasien.
Baca Juga: OpenAI Resmi Luncurkan ChatGPT Atlas dengan Dukungan AI
Namun demikian, penggunaan kecerdasan buatan dalam pembahasan medis tetap menyimpan tantangan. Model bahasa besar seperti ChatGPT bekerja dengan memprediksi jawaban yang paling mungkin muncul, bukan memastikan kebenaran medis secara mutlak, serta masih berpotensi menghasilkan kesalahan atau halusinasi informasi.
OpenAI juga menegaskan dalam ketentuan layanannya bahwa ChatGPT tidak dapat dijadikan rujukan untuk mendiagnosis maupun mengobati kondisi kesehatan apa pun. Fitur ChatGPT Health dijadwalkan mulai tersedia bagi pengguna dalam beberapa pekan mendatang.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi fitur ChatGPT Health. ANTARA/HO-OpenAI. (Antara)