A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Menko Airlangga: AS Kabulkan 90 Persen Usulan Indonesia untuk Perjanjian Tarif - Ntvnews.id

Menko Airlangga: AS Kabulkan 90 Persen Usulan Indonesia untuk Perjanjian Tarif

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Feb 2026, 23:30
thumbnail-author
Naurah Faticha
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Penandatanganan Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia - Amerika Serikat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Konferensi Pers Penandatanganan Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia - Amerika Serikat (Bakom RI)

Ntvnews.id, Washington DC – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Indonesia dan Amerika Serikat (AS) pada Kamis 19 Februari 2026 telah menyepakati kerja sama Agreement on Reciprocal Trade (ART).

Dalam perjanjian tersebut, AS menerapkan tarif impor nol persen terhadap 1.819 pos produk asal Indonesia dan menyetujui sebagian besar usulan Indonesia dalam dokumen kerja sama tersebut.

“Jadi usulan Indonesia dipenuhi oleh AS, yang tertuang di dalam agreement on reciprocal trade,” ujar Airlangga dalam konferensi pers, Kamis, 19 Februari 2026 waktu setempat.

Secara rinci, Airlangga mengatakan kesepakatan itu merupakan hasil negosiasi intensif antara Indonesia dan AS selama hampir satu tahun.

Ia menuturkan bahwa sejak kebijakan tarif diumumkan Presiden Donald Trump pada 2 April 2025, pemerintah Indonesia telah mengajukan negosiasi melalui empat surat resmi yang dikirim pada April, Juni, Juli, dan Agustus tahun lalu.

Dalam setiap kesempatan tersebut, pemerintah menyampaikan sejumlah usulan yang mengedepankan kepentingan nasional. Untungnya, menurut Airlangga, sebagian besar usulan tersebut diterima oleh AS.

Baca Juga: Airlangga Sebut Kedekatan Prabowo–Trump Kunci Perjanjian Dagang RI–AS

"Sembilan puluh persen dokumentasi yang dikirim Indonesia dipenuhi oleh AS,” katanya.

Adapun menurutnya, salah satu poin penting yang diajukan Indonesia dan disetujui AS adalah penghapusan klausul non-ekonomi dalam ART, termasuk yang berkaitan dengan pengembangan reaktor nuklir, kebijakan di Laut Cina Selatan, serta isu pertahanan dan keamanan perbatasan.

Berkat upaya tersebut, pemerintah berhasil menjaga perjanjian ini tetap berada dalam koridor ekonomi dan perdagangan.

"Dengan demikian, perjanjian ini berbeda dengan berbagai perjanjian ART dengan negara lain," imbuh dia.

Pemenuhan sekitar 90 persen usulan Indonesia tersebut mencerminkan keberhasilan diplomasi ekonomi yang ditempuh melalui proses panjang.

Airlangga menjelaskan bahwa selama periode negosiasi, pemerintah secara aktif melakukan diplomasi melalui empat kali kunjungan ke Washington, DC, tujuh putaran perundingan, serta lebih dari sembilan kali pembahasan, baik secara langsung maupun virtual, dengan Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR).

Baca Juga: Isi Lengkap Kesepakatan Perdagangan RI-AS yang Diteken Langsung Prabowo-Trump

x|close