IHSG Dibuka Menghijau ke 8.351, Rupiah Menguat Rp16.744 per Dolar AS

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Feb 2026, 10:54
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Pekerja berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 2 Februari 2026. IHSG perdagangan sesi I ditutup melemah 442,44 poin atau 5,31 persen ke posisi 7.887,16, dengan k Pekerja berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 2 Februari 2026. IHSG perdagangan sesi I ditutup melemah 442,44 poin atau 5,31 persen ke posisi 7.887,16, dengan k (Antara)


Ntvnews.id
, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis 26 Februari 2026 diprediksi bergerak naik atau menguat seiring meredanya kekhawatiran terhadap disrupsi Artificial intelligence (AI) di tingkat global.

Dikutip dari Antara, IHSG dibuka menguat 29,13 poin atau 0,35 persen ke posisi 8.351,36.

Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,55 poin atau 0,30 persen ke posisi 845,62.

"Saham-saham di Amerika Serikat (AS) mengalami rally dan penguatan aset yang sebelumnya tertekan, seiring meredanya kekhawatiran disrupsi Artificial intelligence (AI) dan bergesernya fokus ke belanja modal data center serta power," ujar Head of Research Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata dalam kajiannya.

Baca jugaIHSG Menguat ke Level 8.318 pada Pembukaan Perdagangan Rabu Pagi

Arsip foto - Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta <b>(Antara)</b> Arsip foto - Karyawan berada di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (Antara)

Dari mancanegara, Bursa Wall Street AS menguat solid selama dua hari berturut-turut, dipimpin sektor teknologi setelah Nvidia melaporkan kinerja kuartal IV-2025 yang melampaui ekspektasi pelaku pasar.

Kekhawatiran disrupsi AI mereda setelah kesepakatan Meta dan AMD, serta ekspansi kemitraan Anthropic, yang membuat laporan Nvidia saat ini dipandang sepenting data inflasi dan ketenagakerjaan AS dalam menentukan arah pasar global.

Di sisi lain, menurut Liza, pelaku pasar tetap menimbang risiko jangka panjang di luar proyeksi kuartalan.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menegaskan tetap melanjutkan agenda tarif dalam pidato State of the Union, meski Mahkamah Agung (MA) membatasi kewenangannya, sementara AS telah memberlakukan tarif impor global 10 persen dan membuka opsi kenaikan menjadi 15 persen.

"Ketidakpastian implementasi dan cakupan tarif, serta arah kebijakan terhadap Iran dan negosiasi nuklir di Jenewa, tetap menjadi sumber risiko geopolitik dan volatilitas energi global," ujar Liza.

Dari dalam negeri, kesepakatan tarif Indonesia dan AS membuka percepatan kerja sama hulu-hilir mineral kritis dan penghapusan pembatasan ekspor ke AS.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan tidak ada ekspor bijih mentah investor asing dipersilakan membangun smelter di Indonesia dan mengekspor produk hasil pemurnian.

Baca jugaIHSG Dibuka Menguat ke Level 8.300 Pada Jumat Pagi

Ilustrasi - Layar menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 27 Oktober 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore, 27 Januari 2026, ditutup melemah 154,57 atau 1,87 persen ke  <b>(Antara)</b> Ilustrasi - Layar menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 27 Oktober 2025. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore, 27 Januari 2026, ditutup melemah 154,57 atau 1,87 persen ke (Antara)

Sementara itu, Kementerian ESDM melakukan pertemuan bilateral dengan Kementerian Baja India, untuk menjajaki investasi dan kerja sama strategis dalam pengembangan mineral kritis serta fasilitas pendukung produksi baja Indonesia, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi dan hilirisasi nasional.

Langkah ini terjadi di tengah agresifnya India mengamankan pasokan mineral kritis melalui kerja sama dengan Brasil dan partisipasi dalam inisiatif rantai pasok semikonduktor dan AI, demi mengurangi ketergantungan pada China serta memastikan keamanan bahan baku elektronik, energi bersih, dan pertahanan.

Pada perdagangan Rabu (25/02) kemarin, bursa saham Eropa kompak menguat, diantaranya Euro Stoxx 50 menguat 0,91 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 1,18 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,76 persen, serta indeks CAC menguat 0,47 persen.

Bursa saham AS di Wall Street juga kompak menguat pada Rabu (25/02), di antaranya indeks S&P 500 naik 0,81 persen ke level 6.946,13, indeks Nasdaq Composite melonjak 1,26 persen ke 23.152,08, dan indeks Dow Jones Industrial Average menguat 0,63 persen ke 49.482,15.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 264,88 poin atau 0,45 persen ke 58.848,00, indeks Shanghai melemah 13,54 poin atau 0,33 persen ke posisi 4.133,69 indeks Hang Seng melemah 122,22 poin atau 0,46 persen ke 26.643,50, sedangkan indeks Strait Times melemah 11,21 poin atau 0,22 persen ke 4.997,05.

Sementara itu, nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Kamis, bergerak menguat 56 poin atau 0,33 persen menjadi Rp16.744 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.800 per dolar AS.

x|close