Pertamina Catat Konsumsi Pertamax Naik 11,8 Persen pada H-1 Lebaran 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Mar 2026, 19:00
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pengendara motor antre mengisi BBM di salah satu SPBU kawasan Kuningan, Jakarta, Minggu (1/3/2026). PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi yang berlaku mulai 1 Maret 2026 yakni harga Pertamax (RON 92) dari Rp11.800 per lit Pengendara motor antre mengisi BBM di salah satu SPBU kawasan Kuningan, Jakarta, Minggu (1/3/2026). PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM non subsidi yang berlaku mulai 1 Maret 2026 yakni harga Pertamax (RON 92) dari Rp11.800 per lit (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - PT Pertamina (Persero) mencatat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax mengalami peningkatan sebesar 11,8 persen pada 20 Maret 2026 atau H-1 Lebaran, yang menjadi salah satu puncak arus mudik.

Peningkatan ini terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh selama periode mudik.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan perjalanan mudik yang identik dengan jarak tempuh panjang membuat masyarakat cenderung memilih BBM berkualitas untuk menjaga performa kendaraan.

“Perjalanan mudik identik dengan jarak tempuh yang panjang dan kondisi lalu lintas yang dinamis. Karena itu, banyak masyarakat memilih Pertamax Series untuk menjaga performa kendaraan tetap optimal selama perjalanan,” ujar Baron dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu 25 Maret 2026.

Baca Juga: Hadapi Dinamika Global, Pertamina Siapkan Strategi Jaga Pasokan BBM dan LPG

Ia menjelaskan bahwa peningkatan konsumsi berbagai varian Pertamax dibandingkan rata-rata normal harian Januari 2026 menunjukkan tren positif penggunaan bahan bakar berkualitas.

Pertamax (RON 92) meningkat 11,8 persen, Pertamax Green (RON 95) melonjak 94,7 persen sebagai produk ramah lingkungan, sementara Pertamax Turbo mengalami kenaikan konsumsi sebesar 34,5 persen dibandingkan periode normal.

Menurut Baron, momen Ramadhan dan Idul Fitri selalu diikuti peningkatan mobilisasi masyarakat untuk mudik maupun berlibur.

Oleh karena itu, Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi, mulai dari penambahan stok energi, SPBU Siaga 24 jam, motorist pengantar BBM dan LPG, hingga layanan energi di jalur mudik dan lokasi wisata strategis.

“Kami berusaha menjaga perjalanan masyarakat dalam momen Lebaran ini berjalan nyaman, hingga nanti arus balik berakhir,” ujarnya.

Baca Juga: Harga BBM di Sejumlah SPBU Tetap Stabil Selama Arus Balik Lebaran 2026

Di sisi lain, Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak di tengah dinamika energi global.

“Sejalan dengan konflik Timur Tengah yang mempengaruhi kondisi energi dunia, Pertamina mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga pasokan BBM dan LPG yang sudah disediakan oleh Pertamina. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga energi, seperti dengan membeli sesuai kebutuhan dan melakukan efisiensi penggunaan energi, akan membantu ketersediaan energi di Indonesia,” kata Baron.

(Sumber: Antara)

x|close