Ntvnews.id, Jakarta - Jasa Raharja menyampaikan telah menyalurkan santunan kepada 224 korban meninggal dunia dengan total nilai mencapai Rp11,2 miliar pada masa arus mudik Lebaran 2026.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyampaikan santunan tersebut diberikan kepada keluarga dan ahli waris korban.
"Kami sudah memberikan santunan sampai dengan tadi malam Rp11,2 miliar kepada 224 korban yang meninggal dunia dari 228 yang kami catat yang sudah disalurkan kepada keluarga korban dan ahli waris," ucap Awaluddin di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC), Jatiasih, Bekasi, Rabu 25 Maret 2026.
Lebih lanjut, ia mencatat penurunan signifikan angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan selama masa arus mudik Lebaran 2026.
Baca juga: Suami Istri Pemudik Tewas di Dalam Mobil, Diduga Keracunan AC
Baca juga: Rombongan Pemudik Nyasar ke Sawah Akibat Google Maps di Sleman
Penurunan ini mencapai 28 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Terjadi peristiwa fatalitas yang turun 28 persen dibandingkan periode yang sama 12 hari dalam siaga angkutan lebaran tahun ini," lanjutnya.
Namun demikian, kecelakaan masih didominasi oleh kendaraan roda dua.
Ia menjelaskan faktor kelelahan pengemudi menjadi penyebab utama, disusul jarak perjalanan yang cukup jauh, yakni berkisar 3 hingga 5 jam, serta kondisi kendaraan yang kurang prima.
"Oleh karena itu kami berharap sampai dengan akhir dari siaga angkutan lebaran ini kami tetap masih memantau hal-hal yang berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran dari perjalanan arus mudik ini," tandasnya.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)