Bahlil Minta Rakyat Bijak Gunakan Energi, Matikan Kompor Kalau Masakan Sudah Matang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 27 Mar 2026, 13:39
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026) (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Persiden) Menteri ESDM Bahlil Lahadalia usai mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah menteri di kediaman pribadi Presiden di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026) (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Persiden) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pun mengimbau masyarakat agar menggunakan energi secara bijak.

Hal tersebut untuk menekan konsumsi energi di tengah lonjakan harga energi global akibat konflik di Timur Tengah.

Bahlil mengajak masyarakat untuk mulai dari langkah sederhana dalam menghemat energi, salah satunya penggunaan LPG secara bijak.

"Saya memohon, menyarankan agar ayo kita harus memakai energi dengan bijak, yang tidak perlu saya sarankan jangan. Contoh katakanlah kalau masak pakai LPG, kalau masakannya sudah masak jangan kompornya boros," ucap Bahlil.

Baca juga: Prabowo Minta Bahlil Cari Pasokan Minyak dari Negara Lain Buntut Perang di Timur Tengah

Ia menegaskan, meski pasokan gas nasional masih dalam kondisi baik, partisipasi masyarakat tetap dibutuhkan untuk menjaga ketersediaannya.

"Kita harus betul-betul meminta bantuan rakyat untuk kita bersama-sama dalam memakai energi yang bijaksana," bebernya.

Bahlil juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Ia menekankan bahwa masyarakat tidak perlu panik, pembelian BBM sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan harian.

“Kalau satu hari cukup 30 liter atau 40 liter, ya cukup. Tidak usah ada rasa panik. Pakailah secukupnya,” lanjutnya

Baca juga: Bahlil Pastikan Pasokan Energi Aman Saat Arus Balik Lebaran 2026

Selain itu, pemerintah akan menerapkan skema kerja dari rumah atau work from home (WFH).

Pemerintah menargetkan kebijakan ini mampu menekan konsumsi BBM hingga 20 persen, meski dampaknya terhadap ekonomi masih terus dikaji.

x|close