BTN Luncurkan Loan Factory, Dorong Pertumbuhan Kredit Konsumer

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Apr 2026, 20:28
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sejumlah pegawai PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memasuki gedung BTN Loan Factory di Kompleks Kantor BTN Cabang Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/4/2026). ANTARA/Uyu Septiyati Liman. Sejumlah pegawai PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memasuki gedung BTN Loan Factory di Kompleks Kantor BTN Cabang Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/4/2026). ANTARA/Uyu Septiyati Liman. (Antara)

Ntvnews.id

, Bekasi - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank Tabungan Negara (BTN) melalui Head of Transformation and Partnership Management Division, Erika, menyampaikan bahwa pengembangan BTN Loan Factory dilakukan untuk memperkuat pertumbuhan bisnis kredit konsumer perseroan.

Ia menjelaskan bahwa langkah ini sejalan dengan visi BTN untuk menjadi bank konsumer terpercaya yang mampu menghadirkan layanan keuangan terintegrasi serta pengalaman terbaik bagi nasabah.

“Pembentukan Loan Factory ini juga menunjukkan kesiapan BTN dalam mendukung ambisi pertumbuhan bisnis kredit konsumer ke depannya,” ucap Erika dalam acara peluncuran BTN Loan Factory di Kompleks Kantor BTN Cabang Bekasi, Jawa Barat, Senin, 6 April 2026.

Erika mengungkapkan bahwa dengan beroperasinya fasilitas tersebut, model operasional pemrosesan kredit konsumer mengalami perubahan signifikan, dari yang sebelumnya berbasis wilayah (regional-based model) menjadi berbasis proses (process-based model).

Baca Juga: BTN Run 2026 Siapkan Refund bagi Peserta DNS

Perubahan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir internal agar lebih berorientasi pada pelayanan kepada nasabah.

“BTN Loan Factory merupakan sentra pemprosesan kredit konsumer di BTN yang berlandaskan pada operational excellence untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan konsisten kepada para nasabah kita, kualitas proses yang lebih baik, dan secara bersamaan dapat meningkatkan produktivitas tim dan efisiensi proses,” kata Erika.

Melalui fasilitas ini, proses pengajuan hingga persetujuan kredit dirancang lebih terstandarisasi agar waktu yang dibutuhkan menjadi lebih konsisten.

“Dari yang sebelumnya mungkin lebih inward looking (fokus pada faktor internal) dan akan dijaga konsisten maksimal 5 hari per tahun ini yang kami targetkan, dan diharapkan akan terus membaik mencapai maksimal 3 hari di beberapa tahun ke depan,” ujarnya.

Baca Juga: Herman Khaeron Apresiasi Kinerja BNI dan BTN di Tengah Tekanan Global, Dorong Digitalisasi dan KUR Perumahan

Erika menambahkan bahwa pembentukan BTN Loan Factory dilakukan secara bertahap, dimulai dari integrasi proses kredit yang sebelumnya tersebar di berbagai kantor cabang menjadi terpusat di enam Regional Loan Processing Center (RLPC).

Selanjutnya, BTN menjalankan proyek percontohan (pilot project) pada Agustus 2025 dengan menggabungkan dua RLPC yang mencakup wilayah Jakarta 1, Jakarta 2, dan Jawa Barat.

“Hingga akhirnya pada tanggal 6 April 2026 ini, jadi satu minggu yang lalu, telah dilakukan implementasi nasional penggabungan seluruh RLPC yang menempati gedung BTN Loan Factory baru ini,” imbuh Erika.

(Sumber: Antara)

x|close