A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Harga Gas LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Naik, Bahlil: Menyesuaikan Harga Pasar, Begitu Bos! - Ntvnews.id

Harga Gas LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Naik, Bahlil: Menyesuaikan Harga Pasar, Begitu Bos!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Apr 2026, 17:14
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons terkait harga LPG non subsidi 5,5 kg dan LPG 12 kg naik.  Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons terkait harga LPG non subsidi 5,5 kg dan LPG 12 kg naik. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia merespons terkait harga LPG non subsidi 5,5 kg dan LPG 12 kg naik. 

Dalam hal ini, Bahlil menegaskan kenaikan LPG non subsidi ini mengikuti harga pasar.

Menurutnya, pemerintah hanya mengatur harga energi yang disubsidi, sementara LPG non subsidi digunakan oleh sektor industri, restoran, dan hotel sehingga harganya disesuaikan dengan dinamika pasar.

"Kenapa harganya naik, saya katakan bahwa kita mengatur harga yang pemerintah bisa menjamin untuk harganya nggak naik itu adalah yang bersubsidi. Sementara yang tidak bersubsidi itu dipakai oleh industri, restoran, hotel. Jadi itu memang tidak kita atur harganya, jadi menyesuaikan dengan harga pasar, begitu bos!," ucap Bahlil, Senin 20 April 2026.

Baca juga: Bahlil Ungkap Cadangan Gas Raksasa Ditemukan di Kutai

Sementara itu, Bahlil memastikan harga LPG subsidi 3 kg tetap stabil karena mendapat dukungan subsidi dari pemerintah. 

Ia juga menyebutkan stok LPG nasional saat ini berada dalam kondisi aman.

"Untuk LPG yang disubsidi stok kita di atas standar minimum nasional dan harganya tidak ada kenaikan. Flat sama dengan harga bensin RON 90, dan harga solar CN 48," ungkapnya.

Bahlil juga menegaskan bahwa stok LPG masih berada di atas standar nasional yakni di atas 10 hari.

"Laporan dari kami standar minimum di atas 10 hari kok, di atas standar minimum nasional, aman," jelas Bahlil.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pergerakan harga LPG non-subsidi akan terus mengikuti tren harga global. 

Baca juga: Bahlil Tak Batasi Motor Gunakan BBM Subsidi: Adinda Mau Isi Berapa Saja, Nggak Apa-apa

Jika harga energi dunia turun, maka harga LPG non-subsidi di dalam negeri juga berpotensi turun, begitu pula sebaliknya.

"Pasti (turun). Jadi kan ada formulasinya. Dulunya itu kan pakai harga Saudi Aramco. Jadi kalau harga dunia turun, dia pasti turun juga. Kalau harga dunia naik, ya naik," tandasnya.

x|close