Arahan Prabowo Tentang Investasi: Fokus pada Penciptaan Lapangan Kerja dan Kemudahan Regulasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 21 Apr 2026, 20:08
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Investasi dan Hilirisasi/ BKPM Rosan Roeslani Menteri Investasi dan Hilirisasi/ BKPM Rosan Roeslani (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, menyampaikan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pengelolaan investasi di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Presiden menekankan pentingnya investasi yang masuk mampu memberikan dampak nyata berupa pembukaan lapangan kerja di dalam negeri.

"Pesan dari beliau tentunya adalah investasi yang masuk ini, ya dari segi yang tadi saya sampaikan, penciptaan lapangan pekerjaannya juga harus tumbuh secara baik, benar, dan juga berkualitas. Itu arahan Bapak Presiden," ujar Rosan setelah menghadiri rapat bersama Presiden di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Rosan menambahkan bahwa upaya ini menjadi prioritas penting dan perlu dipercepat pelaksanaannya. Selain itu, Presiden juga mengingatkan agar tidak ada aturan yang justru menghambat masuknya investasi.

"Jangan sampai ada regulasi-regulasi kita yang justru menghambat. Peraturan-peraturan kita yang justru menghambat. Pertek-pertek itu juga harus, kata Bapak Presiden, itu juga kalau menghambat tidak perlu ada," tuturnya.

Baca Juga: KY Umumkan 139 Calon Hakim Agung Lolos Administrasi

Di samping itu, Presiden juga mendorong peningkatan iklim investasi di Indonesia agar semakin kompetitif. Hal ini dilakukan dengan membandingkan kebijakan dengan negara-negara ASEAN serta standar dari OECD dan pihak lainnya.

"Ini sih arah Bapak Presiden," lanjut Rosan.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/ BKPM Rosan Roeslani  <b>(NTVnews)</b> Menteri Investasi dan Hilirisasi/ BKPM Rosan Roeslani (NTVnews)

Pada kesempatan tersebut, Rosan turut melaporkan capaian realisasi investasi pada kuartal pertama tahun 2026 yang berhasil melampaui target. Ia menyebutkan bahwa nilai investasi mencapai Rp498,79 triliun atau 100,36 persen dari target Rp497 triliun, dengan pertumbuhan sebesar 7,22 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, sektor ketenagakerjaan juga menunjukkan peningkatan, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 706.569 orang atau tumbuh sebesar 18,93 persen secara tahunan.

"Dan itu juga pencapaian terhadap tenaga kerja Indonesia-nya mencapai 706.569 orang atau 18,93 persen untuk year on year-nya" tutur dia.

x|close